FPP Sulut Pilih Van Bone sebagai Srikandi Terbaik 2014-2019

  • Whatsapp
Ketua DPRD Manado Noortje Van Bone (foto: art-style/ist)

indoBRITA, Manado-Forum Pemantau Parlemen (FPP) Sulut mendapuk Noortje Van Bone sebagai srikandi terbaik DPRD se-Sulut periode 2014-2019. Konsistensi Van Bone  memperjuangkan kepentingan masyarakat  dan posisinya sebagai Ketua DPRD Manado menjadi pertimbangan FPP Sulut memilih  politisi Demokrat itu sebagai wakil  rakyat terbaik  periode berjalan ini.

“Opini bahwa perempuan sulit memiimpin lembaga legislatif terpatahkan dengan keberhasilan  Ibu Noortje Van Bone di DPRD Manado. Ia mampu menjembatani berbagai kepentingan, mengawal  pembangunan dengan baik dan  torehan prestasi lainnya selama  menjadi Ketua DPRD Manado,” kata Wakil Ketua FPP Sulut, Greinny Sambur kepada wartawan di Manado, Rabu (23/5/2018).

Bacaan Lainnya
Baca juga:  DPRD Kota Manado Menggelar Reses Kedua Tahun 2017

Pemimpin Redaksi Megamanado ini menilai keberadaan Van Bone bisa menginspirasi  wanita lainnya di Sulut untuk  berjuang  di  lembaga legislatif. “Wanita yang mau terjun di dunia politik bisa melihat kiprah Ibu Noortje Van Bone. Saya pribadi berharap ada srikandi lain yang bisa seperti Ibu Noortje Van Bone memimpin lembaga legislatif, lembaga yang  beranggotakan politisi-politisi hebat dari berbagai partai,” ujar Greinny.

Wanita asal Langowan ini melabeli  Van Bone sebagai pemimpin yang punya hati dan peduli terhadap orang banyak.  “Perubahan tak akan terjadi kalau pemimpinnya tidak berubah. Nah Ibu Noortje hadir dengan keteladanan untuk  mengubah kota. Kami percaya mengubah kota akan berdampak pada bangsa, changes the city, impac the nation,”  kata Greinny.

Baca juga:  Walikota Serahkan Bansos Mulai Dari Bunaken Kepulauan

Sekretaris  FPP Sulut , Jelly ‘Ching’ Siwi membenarkan pernyataan Greinny.  Menurut Jelly, Van Bone dalam tugas pelayanannya di rumah rakyat  memberikan keteladan yang baik.

“Ibu Noortje Van Bone rajin masuk kantor. Kehadiran itu dibarengi dengan kerja nyata. Banyak agenda dewan terselesaikan karena sikap pro aktif Ibu Noorte Van Bone,” kata Ching.

Absensi Sekretariat DPRD Manado memang menunjukkan kalau tingkat kehadiran legislator  dari daerah pemilihan Sario dan Malalayang  ini dalam rapat-rapat yang digelar di DPRD Manado di atas 90 persen.  “Banyak wakil rakyat di bawah 70 persen. Ini sangat memprihatinkan,” kata Ching. (ewa/adm)

Pos terkait