PAMI Perjuangan Endus Dugaan Korupsi Proyek Jalan Gunung Tumpa

  • Whatsapp
Noldy Pratasis di Gunung Tumpa (foto: noldy fb)

indoBRITA, Manado– PAMI Perjuangan mengendus adanya dugaan korupsi proyek jalan menuju lokasi wisarta Gunung Tumpa, Manado. Ketua PAMI Perjuangan, Noldy Pratasis berpendapat ada yang janggal dalam pemanfaatan dana proyek.

Aktivis vokal ini meminta instansi terkait dan pimpinan proyek mau membeber data pengelolaan uang  puluhan miliar yang sudah terpakai. “Proyek ini tahun 2016-2017 dibanderol Rp30-an miliar. Bisa ditelisik di lapangan, apakah anggaran sebesar itu terserap dengan baik,” kata Noldy saat menghubungi media ini, Sabtu (25//5/2018).

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Survei Awal Baik, Kader Golkar Dorong Empat Figur Populis Ini Maju Pilkada Serentak 2020

Ia meminta aparat untuk melakukan penyidikan atas dugaan kasus korupsi ini. Jika terindikasi adanya tindak pidana korupsi, Noldy mengimbau penyidik untuk langsung melakukan penyidikan. “Jangan sungkan melakukan penahanan kalau terindikasi adanya korupsi. Masyarakat pasti mendukung. Korupsi, terorisme dan narkoba itu musuh bersama,”  ujarya.

Noldy sendiri setuju dengan upaya atau rencana Pemerintah Kota (Pemkot)  Manado menyulap  Gunung Tumpa sebagai obyek wisata untuk meningkatkan kunjunan wisatawan, baik mancanegara maupun domestik ke  ibukota ProvinsiSulut.  Ia juga mengapresiasi niat baik DPRD Manado melalui dukungan penganggaran,  termasuk mengikhlaskan dana Rp10 miliar yang sedianya untuk pembangunan gedung baru mereka, kemudian dialihkan untuk proyek jalan menuju Gunung Tumpa.

Baca juga:  Pratasis: Pemilu di Sulut Jangan Tinggalkan Kebencian

Namun, ia keberatan jika dana yang digelontorkan tak dimanfaatkan dengan baik. “Penyidik  Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sulut perlu merespon dugaan kasus korupsi ini,” ujarnya.Sayangnya hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkot Manado Bartje Assa belum berhasil terkonfirmasi. (yan/adm)

Pos terkait