Pedagang Pasar Pinasungkulan Karombasan Gelar Demo di DPRD Manado Terkait Ini

Pedagang pasar Pinasungkulan menggelar demo di kantor DPRD Manado.

indoBRITA, Manado – Tak terima dengan kebijakan dari managemen PD Pasar Manado, para pedagang yang ada di pasar Pinasungkulan pun menggelar demo di DPRD Kota Manado, Senin (4/6/2018).

Demo tersebut menurut sejumlah pedagang pasar tradisional, bahwa mereka tidak menerima dengan adanya kebijakan Dirut PD Pasar Manado yang mengharuskan pedagang membayar iuran untuk 5 tahun kebelakang, bahkan para pedagang pasar itu juga mendapat ancaman agar tidak boleh ikut aksi demo di DPRD Manado.

Bacaan Lainnya

“Kebijakan ini sungguh sangat memberatkan. Kami pun dapat ancaman dari Dirut PD Pasar, bahwa siapa yang ikut demo, tempat kami akan digantikan dengan pedagang lain. Karena itu banyak yang takut datang,” kata Pedagang, Syahbudin Ardi Noho

Baca juga:  Disebut Rio Dondokambey Layak Pimpin Ketua KNPI Sulut, Ini kata Andre Gerungan

Sementara itu, Theresia Pinkan Nuah yang merupakan Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Manado bersama anggota Benny Parasan Yang menerima kedatangan pedagang sangat menyesalkan kebijakan Dirut PD Pasar Manado, Fery Keintjem.

“Jangankan pedagang, Saya juga pernah dikasari oleh Dirut dengan membentak dan sempat paka meja pada waktu hearing pekan lalu. Padahal Seharusnya dia itu atur dahulu infrastruktur, baru menagih uang, karena PD Pasar tidak bisa berdiri tanpa ada pedagang. Sudah saatnya Dirut yang arogan diganti,” tegas Srikandi PDI-P Pingkan Nuah.

Sementara itu, Benny Parasan menjelaskan bahwa lembaga DPRD hanya sebatas penengah dan penerima aspirasi, sedangkan pengambilan keputusan ialah Wali Kota Manado. Serta terkait pengancaman tidak akan diberikan tempat akan segera ditanyakan kepada direksi PD Pasar.

Baca juga:  Pasar Baru Modern Bakal Hadir di Buha, Legislator Manado Zakarias Tatukude Minta ini ke Pemkot

“PD Pasar tidak bisa menagih retribusi dan pajak karena yang bisa hanyalah dinas. Apalagi menagih uang sewa sejak 5 tahun lalu. Serta untuk pedagang, bahwa Pasar bukan tempat tidur atau beristirahat. Kita juga akan turlap, karena kita lihat banyak bermasalah di pasar dan jika ada indikasi kasih hukum nanti BPK yang akan memeriksa,” terangnya.(ewa/**)

Pos terkait