Terkait Tudingan Mukau Soal Kejanggalan Personil VG, Ini Kata P/KB GMIM Syaloom Karombasan

  • Whatsapp
Komisi dan personil Vocal Group P/KB Jemaat GMIM Syaloom Karombasan.

KomisindoBRITA, Manado – Terkait adanya pernyata Penatua Pria Kaum Bapa (P/KB) Jemaat GMIM Betania Sindaulang Raynold Mukau, yang menunding bahwa ada kelompok Vocal Group (VG) P/KB GMIM bersikap tidak baik dengan menghalalkan segala cara demi meraih juara mendapat tanggapan dari Komisi P/KB GMIM Syaloom Karombasan.

Menurut Pnt Raynold Mukau, bahwa pada kegiatan Hari Persatuan (HAPSA) dan Pekan Olahraga (POR) P/KB GMIM Sinode 2018 di Wilayah Kakas Raya yang telah berlangsung sukses. Meski begitu, benih-benih ketidakpuasan akibat penegakan aturan yang belum maksimal diterapkan Komisi P/KB Sinode GMIM, masih terus bergulir.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Mokau, ada sikap yang tak baik untuk dicontoh yang sengaja dipertontokan VG Syalom Karombasan dan GMIM Yesus Memberkati Citraland (GYMC) yang menghalalkan segala cara demi meraih juara. Apa itu? Yakni memasukan personil vokal grup yang jelas-jelas bukan anggota jemaat mereka,

“Vocal Group Syaloom Karombasan, gitaris sekaligus pelatih, Sarles Malara, tidak terdaftar dalam sensus sebagai Jemaat Syalom Karombasan,”tukasnya.

Baca juga:  Walikota Buka Kegiatan Hapsa Pelsus Wilayah Tomohon Satu

Terkait tudingan dari Pnt Raynold Mukau, pihak P/KB GMIM Syaloom Karombasan pun menyikapinya. Sarles Malara yang merupakan pihak yang dirugikan memberikan klarifikasi soal tudingan yang tak berdasar tersebut

“Saya rasa pernyataan dari Pnt PKB Betania Sindulang Singkil yang mengatakan saya tidak terdaftar dalam sensus GMIM Syaloom Karombasan adalah sebuah kekeliriuan! Saya sudah tersensus sejak 2017 di Kolom 30 GMIM Syaloom Karombasan, dan itu fakta bukti sensus jemaat sudah tercantum dan telah dibuktikan ke pihak Pokja Kesenian PKB Sinode GMIM. Selain itu mendahului sensus tersebut saya sudah membuat surat pernyataan menjadi Jemaat GMIM Syaloom Karombasan sejak tahun 2016,”tegas Sarles.

Begitu juga dengan pernyataan Mokau soal masalah VG PKB GMIM Syaloom Karombasan yang tidak ada di persiapan 1, menurut Sarles itu pernyataan yang menggelikan dan sebuah fitnah yang tidak sepantasnya dilayangkan oleh seorang penatua yang merupakan pelayan Tuhan.

“Sangat lucu, saya bahkan malah sempat bertemu dan bercakap cakap dengan beberapa anggota VG PKB Betania di Persiapan 1. Jadi jangan melakukan fitnah kepada kami! Silahkan juga bisa di cek kepada Panitia Lokal yang mengantar kami ke Persiapan 1 dari akomodasi,”ujar Sarles.

Baca juga:  Pemkot Tomohon Hadiri POR Hapsa P/KB Wikayah Kakaskasen

Sementara itu, Komisi PKB/PJ VG GMIM Syaloom Karombasan Denny Ondang juga membantah dengan tegas tudingan dari Pnt. Raynold Mukau.

“Tuduhan yang menyatakan kami tidak berada dalam persiapan 1 tidaklah benar. Karena dalam persiapan tersebut adalah tempat penyerahan data VG dan partitur lagu untuk diverifikasi panitia. Sebuah hal yang menggelikkan bilamana kami tidak melewati proses itu. Jemaat kami bukan baru pertama kali mengikuti kegiatan sinodal seperti ini sehingga dibilang kami tidak ada di persiapan 1. Kami merasa dirugikan dengan tudingan yang tidak berdasar ini.”tegas Ondang.

Begitu juga dengan Sekretaris P/KB GMIM Syaloom Karombasan Frangky Rompas, S.Sos, M.Si mengatakan, terkait tudingan ini merasa telah mengikuti pola baku yang ada dalam POKJA Kesenian PKB GMIM.

“Kami juga tidak mau bunuh diri hanya untuk ambisi juara dan mengorbankan nama baik Jemaat. Semua bukti-bukti sudah kami lampirkan ke POKJA kesenian, silahkan bila ada jemaat yang protes konfirmasi ke POKJA kesenian. Juara itu adalah Bonus dari usaha yang kami lakukan, tujuan kami hanya satu dalam mengikuti lomba ini, untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan.” pungkas Frangky.(ewa)

Pos terkait