Dana Sertifikasi Mulai Cair Hari Ini, Punuh: Keterlambatan dari Pusat

  • Whatsapp
IndoBRITA, Manado – Para guru SMA/SMK yang ada di Sulawesi Utara tidak lagi mengeluh dengan keterlambatan dana sertifikasi. Sebab, hari ini (08/06/2018) dana dari pusat itu segera dicairkan.
Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulawesi Utara Grace Punuh mengatakan dana sertifikasi untuk para pendidik triwulan I 2018 terlambat bukan karena disengaja oleh pihak Pemprov Sulut.
Dijelaskannya, dana sertifikasi atau yang disebut tunjangan profesi adalah dana yang bersumber dari dana transfer dari pemerintah pusat. Mekanismenya adah dimulai dengan penetapan SK dari dirjen guru dan tenaga kependidikan Kemdikbud RI yang biasanya diterbitkan dua kali setahun (per semester). Untuk SK semester 1 baru terbit bulan April 2018. Tahun-tahun sebelumnya penerbitan SK langsung disertai dengan transfer dana dari pusat.
“Untuk tahun ini transfer dana dari pusat ke kas daerah baru diterima tanggal 6 Juni 2018. Jadi keterlambatan ini sama sekali tidak ada kaitan dengan dinas dikda, badan keuangan atau Pemprov Sulut tapi semata-mata karena terlambatnya transfer dana dari pusat,” jelas Punuh kepada IndoBRITA, Jumat (08/06/2018).
Ia menambahkan proses seleksi calon penerima tunjangan profesi dan penerbitan SK pun bukan melalui usulan Dinas Dikda tapi langsung oleh Ditjen gtk Memdikbud melalui data sim tunjangan profesi yang diinput langsung oleh operator sekolah masing masing.
“Permasalahan keterlambatan tunjangan profesi untuk guru SMA/SMK dan SLB bukan cuma terjadi di Slut tapi di seluruh indonesia,” pungkas Punuh.
Seperti diketahui, untuk tunjangan sertifikasi jumlah guru penerima 3.905 orang dengan jumlah dana Rp44.196.222.960. Dana tersebut sudah di bank dan saat ini sementara proses pemindah bukuan oleh pihak bank.(sco)
Baca juga:  Guru THL Pemprov Sulut Diberikan Honor Sesuai Jam Pelajaran

Pos terkait