Menu

Siap Harumkan Nama Minut di Korea, Hillary Malah Tak Mendapat Dukungan Pemkab

  Dibaca : 329 kali
Siap Harumkan Nama Minut di Korea, Hillary Malah Tak Mendapat Dukungan Pemkab
HILLARY Karenina Kandou siswi SD di MIS yang penuh prestasi kurang mendapat dukungan penuh Pemkab Minut.(foto: ist)

IndoBRITA, Minut—Dunia pendidikan Minahasa Utara (Minut) yang selama ini digembar-gemborkan syarat dengan prestasi, ternyata hanya pemanis dibibir saja. Pasalnya, keseriusan pemerintah untuk peduli dengan siswa berprestasi yang mengharumkan nama daerah patut dipertanyakan.

Hal ini terbukti dengan tidak mau pedulinya Dinas Pendidikan Minut untuk mendukung salah satu siswi Hillary Karenina Kandou yang membawa nam harum Minut. Dinas Pendidikan seakan tutup mata dan enggan memberi dukungan terhadap Hillary siswi SD di Sekolah MIS di Desa Kolongan Tetempangan Kecamatan Kalawat.

Hillary yang baru saja lulus Grade 1 Elementary di Manado Independet School, yang sudah menorehkan raihan prestasi seperi Best in civic, RME, IT, reading and most inquisitive, honor medal as the first rank in her grade (peringkat 1 dari seluruh kelas 1 di sekolah) dan Gold Winner untuk pertandingan matematika tingkat nasional.

Bahkan lebih hebat lagi, tertanggal 14 Juli 2018 nanti, Hillary bakal ikut lomba tingkat dunia di Yonsei University, Incheon Korea. Namun disesalkan, sepertinya prestasi yang membanggakan daerah ini tak tersentuh kepedulian Pemkab Minut.

Baca juga:  Bupati Hadiri Pembukaan Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Sangihe

Orang tua Hillary, Hanny Kandou pun angkat bicara. Menurutnya, sebagai orang tua bangga bisa menyekolahkan anaknya di Minut, sekaligus dapat berprestasi dan bakal membawa nama baik dunia pendidikan. Hanya saja, disayangkan, pemerintah seperti tak mau terlibat memberikan kemudahan kepada siswa.

“Kalau anak kami sekolahnya di Manado, sudah pasti dijamin dibantu fasilitasi kesiapan dan keberangkatannya ke Korea oleh Pemerintah Kota. Dan ini sudah kami tanyakan ke Dinas Pendidikan Kota Manado. Hal ini juga sebenarnya berlaku untuk kabupaten kota mana saja, termasuk Minut,” tutur Kandou dengan nada kritis.

Hanny menjelaskan, mereka bukan minta-minta. Namun sebagai orang tua mereka mampu memberangkatkan anak mereka ke Korea. “Hanya saja yang disayangkan, kalau prestasi internasional semacam ini diraih siswa lain yang tidak mampu secara finansial. Lagi pula siapa pun itu, pemerintah wajib membantu. Ini amanah aturan,” terang Kandou.

Baca juga:  Jabat Ketua Pertina Manado, Benny Parasan Janji Lahirkan Petinju Hebat

Terkait aspirasi warga ini, Ketua Komisi I Dekab Minut Stendy S Rondonuwu menyayangkan sikap Pemkab Minut dan sekolah yang ada. Menurut Stendy, dengan pola sistem pendidikan Indonesia, dalam dunia pendidikan siapa saja wajib mendapatkan perhatian pemerintah, apalagi berprestasi, wajib dibantu. Sebagaimana Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 34 Tahun 2006 Tentang Pembinaan Prestasi Peserta Didik Yang Memiliki Potensi Kecerdasan Dan/ Atau Bakat Istmewa, khususnya Bab VII Pasal 25 Ayat 5, jelas Pemerintah wajib menyiapkan dan memfasilitasi termasuk anggaran.

“Dinas Pendidikan jangan diam. Ini prestasi dan skalanya internasional. Ada kan dana hibah. Manfaatkan itu dan bantu siswa berprestasi apalagi ini sudah di level internasional,” tegas Rondonuwu, sembari berjanji akan memanggil Dinas Pendidikan untuk meminta penjelasan terkait tanggung jawab Pemkab terhadap siswa berprestasi.(rus)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional