Terkait Keluhan Warga, Komisi II Turun Langsung ke Desa Sampiri

  • Whatsapp
KETUA Komisi II Moses Corneles saat menanggapi sejumlah keluhan warga Desa Sampiri.(foto: boyz)

IndoBRITA—Sejumlah masyarakat Desa Sampiri Kecamatan Kalawat, Selasa 3 Juli 2018, berkumpul di Balai Desa guna tatap muka bersama dengan Komisi II Dekab Minut terkait berbagai hal yang salah satunya masalah Dana Desa (Dandes).

Sebelumnya, Senin 2 Juli 2018, masyarakat Desa Sampiri menyambangi Kantor Dekab Minut melaporkan ulah Kumtua mereka, dan langsung ditanggapi Komisi II dengan turun ke lapangan.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Soal Dugaan Korupsi Proyek Pemecah Ombak, GTI Sulut Curiga Kejati 'Masuk Angin'

Dihadapan Komisi II sejumlah warga mempertanyakan berbagai hal ganjil termasuk asusila yang diduga dilakukan.
Menanggapi itu, Ketua Komisi II Moses Corneles menanggapi soal adanya pertanggungjawaban yang dilakukan Kumtua melalui selebaran yang disebar ke masyarakat.

“Sesuai aturan yang kami tahu pertanggungjawaban Dandes tidak bisa hanya dilaporkan ke masyarakat, tetapi harus melalui rapat dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kumtua lalu ditandatangani bersama. Jadi sekali lagi tidak ada laporan secara langsung ke masyarakat,” tutur Corneles.

Sementara terkait asusila yang dilakukan oknum Kumtua Desa Sampiri, Corneles menegaskan pihaknya aspirasi tersebut tetap kami tampung, tapi untuk masuk lebih dalam bukan dalam ranah kami.

Baca juga:  Limbah PT Unicotin Mimpi Buruk Warga Sarongsong 1

“Perlu diperhatikan tudak semua masalah yang masuk ke dewan ditindaklanjuti, termasuk masalah asusila ini. Namun demikian, jika kasus ini berproses nantinya dipihak kepolisian maka tugas kami memantau saja jika tidak ada tindaklanjut,” tegas Corneles.

Dalam kesempatan tersebut sejumlah anggota Komisi II turut serta seperti Joseph Dengah dan Denny Sompie didampingi Camat Airmadidi Dolly Walukouw dan perangkat Desa Sampiri.(rus)

Pos terkait