“Pantat” Kontainer Menunggu Korban, Warga Minta Aparat Segera Singkirkan

SUDAH 5 bulan bangkai mobil kontainer yang terperosok kedalam selokan hingga saat ini masih dibiarkan tanpa ada tindakan lebih lanjut.(foto: ist)

IndoBRITA, Minut—Sudah 5 bulan lamanya, bangkai mobil kontainer yang terperosok didalam parit di Lokasi Jalan Raya Manado-Bitung (Desa Watutumou-Kalawat) hanya dibiarkan merusak pemandangan dan membahayakan nyawa manusia tidak ada tindaklanjut lebih jauh.

Ini mendapat respon sejumlah masyarakat yang merasa keberadaan kendaraan tersebut, sangat mengancam para pengendara roda dua dan empat terutama saat hujan turun. Mereka berharap, agar pihak yang berkompoten dalam hal tersebut segera turun tangan.

“Jangan sampai menunggu korban jiwa baru bangkai kendaraan tersebut diangkat, harus ada action dari aparat sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” tutur Noldy salah satu warga.

Baca juga:  Polisi Amankan 5 Pelaku Pengeroyokan di Area RS Manembo-nembo Bitung

Hal senada disampaikan salah satu pengguna jalan, Windy R, dimana menurut dia, jika sudah memakan korban siapa yang dipersalahkan dan bertanggung jawab. “Apakah pemerintah atau siapa? Toh mobil tersebut sudah tak bertuan,” tegas Windy.

Memang jika dilihat seksama, posisi pantat bangkai mobil tersebut sebagian keluar ke badan jalan, dan tentunya itu patut menjadi perhatian lebih bagi para pengendara khususnya roda dua. Dan anehnya lagi mobil tersebut tidak ada perusahaan satu pun yang mengakui. “Bangkai kendaraan ini sangat berbahaya, mohon perhatian pihak yang berwenang,” ucap Harly

Baca juga:  Berikut Keterangan Resmi Polres Minahasa Terkait Kasus Pembunuhan dan Bunuh Diri di Desa Noongan

Lain lagi yang dikatakan Adri, dirinya heran jika pihak terkait sampai saat ini tidak mengambil tindakan sama sekali. “Apa perlu kami masyarakat ke instansi terkait?. Ada apa dengan Dishub dan kepolisian sampai sekarang tidak mengangkat kontainer tersebut. Kendaraan itu statusnya barang bukti dan musti dititip di kepolisian. Kami masyarakat curiga ada apa dgn petugas,” tuturnya.(rus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *