Dinas Pariwisata Minut Tukar Pikiran Bersama Ormas Adat Terkait Pemindahan Waruga

  • Whatsapp
NAMPAK suasana pertemuan dengan para tokoh adat dan Ormas bersama dengan Dinas Pariwisata Minut.(foto: boyz)

IndoBRITA, Minut—Ribut-ribut terkait rusaknya sejumlah situs budaya yakni waruga yang ada di Desa Kawangkoan Kecamatan Kalawat, Senin 24 Juli 2018, Dinas Pariwisata Minut bersama dengan sejumlah Organisasi masyarakat (Ormas), pemerhati budaya dan sejumlah tokoh adat duduk bersama membahas hal itu.

Kepala Dinas Pariwisata Minut Theodora Luntungan SE MSi mengatakan, kegiatan selain mendengar aspirasi dari para Ormas, pemerhati budaya dan tokoh adat, Dinas Pariwisata juga sekaligus memberikan sosialisasi terkait program nasional yang dilakukan Pemerintah Pusat di Desa Kawangkoan.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Tanggap Penanganan Sengketa Proses Pemilu, Bawaslu Minut Raih Penghargaan The Best 2018
KEPALA Dinas Pariwisata Minut Theodora Luntungan saat melihat langsung kondisi waruga di Desa Kawangkoan.(foto: boyz)

“Dari hasil pertemuan tadi maka, kedepan Dinas Pariwisata Minut akan melakukan pemindahan waruga akan dilakukan dengan ritual adat Laskar Maesa dan tanpa menggunakan alat berat. Selain itu, waruga yang sudah rusak sebelumnya, akan diperbaiki sesuai dengan prosedur oleh ahlinya dan penataan waruga akan dilaksanakan upacara adat yang akan melibatkan tokoh adat,” tutur Luntungan.

Sebelumnya, kegiatan yang dibuka oleh Kepala Badan Kesbangpol Marthen Sumampouw mengatakan, kiranya apa yang menjadi keinginan bersama dapat berjalan dengan baik dan melahirkan solusi-solusi yang tepat agar program nasional bisa berjalan dengan baik. “Ini merupakan pertemuan ketiga dengan lembaga pemerhati budaya serta Ormas adat yang ada untuk mencari titik temu serta solusi terkait pemindahan waruga,” terang Sumampouw.

Baca juga:  Bangga! Putri Minsel Raih Favorit Pemilihan Putra-Putri Kampus AJEG Bali 2019
DARI Hasil pertemuan tersebut, ada tiga kesimpulan serta kesepakatan bersama yang akan dijalankan.(foto: boyz)

Salah satu perwakilan Ormas dari Manguni Esa Rio Salmon menuturkan, mereka sangat mendukung program pemerintah. Tapi alangkah baiknya, pemindahan waruga harus sesuai dengan prosedur adat yang ada.

“Jangan lagi ada pengerusakan, semua harus melalui upacara adat. Yang jadi pertanyaan saya, siapa tonaas yang memberikan perintah pemindahan waruga tanpa upacara adat. Ini yang harus diperhatikan pemerintah,” tegas Salmon.(rus)

Pos terkait