Wakapolda Sulut Ingatkan Mahasiswa Baru Tentang Bahaya Radikalisme dan Narkoba

  • Whatsapp

IndoBRITA, Manado–Persoalan radikalisme dan terorisme terus menjadi atensi aparat keamanan di negeri ini. Radikalisme dan terorisme harus hilang dari sendi-sendi kehidupan di Indonesia.

Hal tersebut menjadi perhatian Wakapolda Sulut Brigjen Pol Drs. Johni Asadoma, M. Hum saat memberikan kuliah umum kepada kurang lebih 5000 mahasiswa baru Universitas Sam Ratulangi Manado, di auditorium Unsrat, Rabu (25/7/2018).

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Kapolda : Kasus Pengrusakan PT Conch Tidak Dihentikan

“Adik-adik sudah menyaksikan dampak dari radikalisme dan terorisme. Terorisme sudah menghancurkan banyak negara, tapi karena kesigapan TNI-Polri dan kesadaran masyarakat bahkan kesatuan dan persatuan Bangsa maka terorisme (di Indonesia) masih bisa kita patahkan,” ujar Wakapolda.

Ia menjelaskan bahwa radikalisme masih dalam bentuk pemikiran tapi kalau terorisme sudah dalam bentuk tindakan nyata.

“Mahasiswa harus mampu menyaring, memfilter mana ajaran-ajaran yang baik dan mana ajaran-ajaran yang tidak baik, mana yang harus menjadi acuan dan mana yang harus dihindari,” ujar Wakapolda mengingatkan.

Medsos sekarang katanya menjadi media yang luar biasa untuk menyebarkan berita hoax. “Mahasiswa harus mampu menganalisa secara tepat dan memfilter informasi tersebut agar tidak menyebar. Karena mahasiswa ikut menyebarkan maka akan berpengaruh terhadap kamtibmas itu sendiri,” tegasnya.

Baca juga:  Cegah Adanya Temuan BPK dan Inspektorat, PD Pasar Kota Manado Lakukan Audit Internal

Wakapolda juga mengingatkan tentang bahaya narkoba yang sudah masuk ke semua kalangan bahkan masuk ke kalangan pelajar dan universitas. “Mahasiswa harus menyadari bahwa narkoba menghancurkan diri, fisik dan pikiran, jadi mahasiswa harus jauhkan diri dari narkoba,” katanya.

Beliau mengajak peran mahasiswa untuk menjaga keamanan di lingkungan kampus. “Kita butuhkan peran mahasiswa untuk memberikan informasi kepada Polisi apabila ada hal-hal yang berhubungan dengan kejahatan, seperti narkoba, pencurian, dan lainnya,” tandas Wakapolda.(hng)

Pos terkait