Menu

Tim Buser Polres Minahasa dan Reskrim Polsek Kombi Berhasil Meringkus Pelaku Penikaman di Desa Kinaleosan

  Dibaca : 353 kali
Tim Buser Polres Minahasa dan Reskrim Polsek Kombi Berhasil Meringkus Pelaku Penikaman di Desa Kinaleosan

indoBRITA, Minahasa- Anggota reskrim polsek kombi bersama unit Buser Polres Minahasa berhasil menangkap pelaku aniaya dengan menggunakan Sajam (Senjata tajam) yang mengakibatkan korban mengalami luka tusuk 2 tikaman mengenai bagian pinggang kiri korban dan 1 tikaman mengenai punggung sebelah kanan dari korban.

Adapun kronologis kejadian yaitu, Pada hari Minggu tanggal 5 Agustus 2018 sekitar pukul 22.00 Wita bertempat di Desa Kinaleosan Kecamatan Kombi kabupaten Minahasa terjadi penganiayaan dengan menggunakan sajam jenis pisau dapur yang dilakukan TSK berinisial (SL) umur 27 tahun, alamat desa kinaleosan Kecamatan Kombi.

Baca juga:  Polres Minahasa Mendapat Kunjungan Tim Asistensi Mabes Polri Dalam Rangka Pam Pilkada 2018 Kabupaten Minahasa

Sementara Korban berinisial (RM) alias Rens umur 70 tahun, alamat desa kinaleosan Kecamatan Kombi. Kejadian mulanya terjadi saat korban RM berjalan pulang kerumahnya, tiba- tiba pelaku menghadang korban sesaat melewati jalan desa kinaleosan dan tanpa ada permasalahan pelaku langsung menikam korban beberapa kali dan mengena pada bagian pinggang dan punggung korban

Dengan adanya kejadian tersebut, warga masyarakat langsung melaporkan hal ini ke polsek kombi dan akhirnya tim Resmob Polres bersama anggota reskrim polsek kombi Minahasa berhasil meringkus pelaku (SL) pada hari senin tgl 6 Agustus 2018 pukul 01.30 Wita
di desa Kinaleosan Kecamatan Kombi.

Baca juga:  Minahasa-Mitra Rebutan Gunung Potong, Sumendap Tantang JWS ke Jalur Hukum

Korban (RM) mengalami luka tikam pada bagian pinggang dan punggung korban dan saat ini dirawat di rumah sakit DR Sam Ratulangi Tondano.

Kapolres Minahasa AKBP Christ Reinhard Pusung SIK, melalui Kapolsek Kombi IPTU Ferdy Pelengkahu SH, membenarkan kejadian penganiayaan ini dan tersangka (SL) akan dilakukan proses sidik” ungkap Pelengkahu. (Har)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional