Anggota DPRD Nyaleg Pindah Partai Bakal Diberhentikan

  • Whatsapp
Sekwan Sangihe : Aris Tarkus Pilat.(foto : Ist)

indoBRITA, Sangihe – Kemendagri membuat kebijakan seputar anggota DPRD yang maju menjadi calon anggota legislatif kembali melalui partai berbeda dari sebelumnya. Dalam surat yang diedarkan 3 Agustus 2018 tentang pemberhentian Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota yang mencalonkan diri dari partai politik yang berbeda dengan partai politik yang diwakili pada pemilu terakhir untuk mengikuti pemilu tahun 2019.

 

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Dua Pelaku Pembakaran Bendera KNPI di Ratahan Dibawa ke Gereja

Surat tersebut ditujukan kepada para Gubernur, pimpinan DPRD provinsi, Bupati, wali kota dan pimpinan DPRD kabupaten atau kota. Kabupaten Kepulauan Sangihe sendiri telah menerima surat edaran mendagri nomor 160/6324/OTDA.

 

Sekretaris Dewan (Sekwan) Aris Tarkus Pilat saat dikonfirmasi Kamis, (9/8/18) diruang kerjanya membenarkan bahwa surat edaran mendagri sudah diterima.

 

“Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sangihe telah menerima surat edaran menteri dalam negeri (Mendagri) per 3 Agustus 2018,” beber Sekwan.

 

Dirinya juga menegaskan bahwa sudah jelas kita mengacu pada surat yang telah di edarkan oleh Mendagri.

Baca juga:  Warga Sangihe Antusias Ramaikan HUT Armada RI ke-72

 

“Kita mengacu pada surat Menteri Dalam Negeri jadi disini dijelaskan bahwa sejak yang bersangkutan ditetapkan sebagai calon dalam daftar calon tetap maka tidak lagi memiliki status beserta hak dan kewenangannya sebagaimana dipersyaratkan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan,” ungkap Pilat.

 

Lanjutnya untuk kabupaten Sangihe sebanyak 5 calon yang pindah partai.(nty)

Pos terkait