APBD Perubahan 2018 Tidak Dibahas, Tukin ASN Terancam Tak Dibayar

  • Whatsapp
Kabid Anggaran Badan Keuangan Pemda Sangihe Abednejo Hapendatu.(Foto : Nelty)

indoBRITA, Sangihe – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2018 jika tidak dibahas bersama legislative, maka Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Sangihe terancam tidak menerima tunjangan kinerja (Tukin) atau tunjangan tambahan penghasilan. Pembayaran Tukin bagi ASN yang tidak teranggarkan pada APBD induk 2018 realisasinya pada APBD perubahan.

 

Bacaan Lainnya

 

Hal ini dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Anggaran Badan Keuangan Pemda Sangihe Abednejo Hapendatu saat dikonfirmasi Kamis, (23/8/18) terkait belum terealisasinya tukin atau tunjangan tambahan penghasilan.

Dijelaskan, ada empat komponen pembayaran gaji 13 dan 14 masing-masing gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan dan tunjangan kinerja. Sesuai petunjuk teknis (Juknis) tahun 2017 tiga komponen utama masing-masing gaji pokok, tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan telah teranggarakan dan direalisasikan, sedangkan untuk pembayaran tukin belum dibayarkan dan akan direalisaikan pada APBD Perubahan 2018.

Baca juga:  Bupati Tetty Apresiasi Gebyar UKM Indonesia 2018 di Minsel

 

 

“Memang untuk pembayaran gaji 13 dan 14 itu ada empat komponen, yaitu gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan dan tunjangan kinerja. Dalam penganggaran di APBD 2018 masih menggunakan Juknis  tahun 2017, dan tersedia hanya 3 komponen,” kata Hapendatu.

 

 

Sedangkan untuk komponen keempat lanjut Hapendatu, ini nanti ada pada ketentuan pembayaran di tahun 2018, jadi hingga saat ini masih belum tersedia untuk anggaran komponen keempat, berarti Pemda masih belum bisa melakukan pembayaran.

 

 

“Nantinya akan diperhitungkan penganggaranya pada APBD Perubahan, dan kalau itu sudah teranggarkan otomais akan segera dibayar. Dikarenakan ini adalah aturan, hanya saja ada tahapannya dan juga belum ada anggarannya,” jelasnya.

Baca juga:  8 Kampung di Sangihe Batal Ikut Pilkap 2018

 

 

Senada disampaikan Kepala Badan (Kaban) Keuangan Setda Sangihe Femmy Montang. Dirinya memastikan jika APBD perubahan telah menjadi produk daerah dan ditetapkan akan dibayarkan tunkin ASN. Karena keseriusan Pemda Sangihe demi percepatan pembahasan APBD perubahan telah dipenuhi semua dokumen dan diserahakan kepihak Legislatif menunggu agenda dari DPRD.

 

 

“Pemerintah Daerah Sangihe sedikitnya menyediahkan 14 miliar melalui APBD Perubahan untuk pembayaran tunkin sesuai regulasi Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri keuangan RI,” kunci Montang.(nty)

Pos terkait