Aparat Desa Masa Bodoh, Doger Anjing “Ketagihan” Beraksi di Desa Treman

  • Whatsapp
PENCURIAN anjing di Desa Treman membuat warga marah dan meminta ada perhatian serius dari pemerintah.(ilustrasi)

IndoBRITA, Minut—Aksi pencurian anjing di Desa Treman Kecamatan Kauditan, kini mulai meresahkan warga. Pasalnya, dalam seminggu para pelaku pencuri anjing atau yang biasa disebut doger 2 sampai 3 kali melakukan aksi mencuri anjing warga.

Hal ini mendapat perhatian sejumlah masyarakat Desa Treman, karena aksi mereka sudah sangat meresahkan terlebih aparat desa dianggap masa bodoh menangangi masalah tersebut.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Seleksi Penerimaan Bintara/Tamtama Polri TA 2021, Panitia dan Peserta di Sulut Komit Tidak akan KKN

“Enak sekali mereka (pelaku, red) datang dan mengambil anjing-anjing di kampung kami. Apakah ini tidak ada solusi dari pemerintah desa, sehingga mereka dengan leluasa beraksi,” tutur Franky, Rabu 29 Agustus 2018.

Ditambahkan Franky, kejadian seperti itu bisa diatasi jika tidak ada masa bodoh antara masyarakat satu dengan yang lain karena berpikir bukan binatang peliharaan mereka. Sebagai masyarakat Desa Treman seharusnya antipati dan melakukan perlawanan.

“Selain itu antipasinya, sebaiknya portal-portal yang ada saat ini itu diperbaiki, kalau perlu di cor agar lebih kuat. Pasalnya, kondisi portal sekarang sudah sangat memprihatinkan karena jika ditolak saja langsung rubuh,” tutup Franky, sembari berharap pihak kepolisian bisa melakukan patroli saat jam-jam kritis.(rus)

Baca juga:  UNBK 2018, 720 Siswa SMP di Minut Siap Bertarung

Pos terkait