Menu

Bawaslu Minut Tegaskan Pelanggaran Administrasi Bisa Batalkan Calon Peserta Pemilu

  Dibaca : 384 kali
Bawaslu Minut Tegaskan Pelanggaran Administrasi Bisa Batalkan Calon Peserta Pemilu
KETUA Bawalu Minut Simon Awuy didampingi anggota Bawaslu Minut Bidang Kordinator Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Rahman Ismail saat memberikan sosialisasi terkait pengawasa Bawaslu.(foto: boyz)

IndoBRITA, Minut—Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Minut, Jumat 14 September 2018, diundang dalam Rakerda Partai Golkar (PG) untuk memberikan sosialisasi terkait peran dan fungsi Bawaslu dalam Pemilu. Dikatakan Ketua Bawaslu Minut Simon Awuy kewenangan Bawaslu melakukan pengawasan setiap tahap penyelenggaraan Pemilu.

“Saya mengingatkan bagi para calon yang akan mengikuti Pilcaleg 2019 nanti terutama yang statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebelum ditetapkan itu sudah harus mengundurkan diri. Ini agar kerja pengawasan kami lancar, karena kami memiliki wewenang melakukan pengawasan, penindakan, dan penyelesaian sengketa,” tutur Awuy

Baca juga:  Kelelahan, Petugas Ini Tertidur Saat Menjaga Kotak Suara

Untuk itu Awuy menghimbau kepada peserta Pemilu, agar tetap berpegang pada peraturan yang sudah ditetapkan. Karena pelanggaran administrasi yang terjadi bisa membatalkan calon tersebut jika benar-benar Bawaslu menemukan pelanggaran.

“Semua kita awasi, baik itu PNS, TNI, Polri dalam hal kenetralan termasuk mengawasi peraturan KPU sesuai dengan Undang-Undang. Kami juga bisa menjadi hakim dalam penyelasaian sengketa antara calon dengan KPU maupun partai dengan KPU, karena kami akan bekerjasama dengan pihak kepolisian dan kejaksaan yang sifatnya melekat,” tandas Awuy.

Ditambahkan anggota Bawaslu Minut Bidang Kordinator Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Rahman Ismail SH, Bawaslu melakukan proses Pemilu yang bersih dengan melakukan pengawasan mulai dari tahapan hingga sengketa.

Baca juga:  Daftar ke KPU, PKPI Bitung Optimis Berjaya Kembali

“Semua tentu berproses, itu sudah kita lakukan dengan melakukan pengawasan terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan menemukan adanya pemilih ganda dengan berbagai metode,” tutup Ismail.(rus)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional