Sidak di Minsel, ESDM Sulut Temukan Banyak Galian C Tak Berizin

  • Whatsapp
Dinas ESDM Sulut dan Minsel turun langsung ke lokasi Galian C (foto: andries m)

indoBRITA, Amurang-Minahasa Selatan  (Minsel) ternyata mengoleksi banyak Galian C tak berizin. Kondisi ini membuat Dinas Energi Sumber Daya Mineral  (ESDM) Provinsi Sulawesi Utara melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Desa Kilometer Tiga, Kecamatan Amurang dan Desa Tawaang Raya ,Kecamatan Tenga, Jumat (14/9/2018) kemarin.

Tim Dinas ESDM Sulut dipimpin Inspektur Tambang Ir Elrin Lumenta bersama Ir Christin Pelealu dan Ribka Tiffani Todingan, ST.  “Galian C baik yang berada di Sungai atau juga tanah gunung dan gunung batuan harus memiliki izin. Juga, harus memiliki perusahaan untuk membuat izin operasional. Namun di Minsel perusahaan Galian tak memilik itu. Hampir semua Galian C di sini tak memiliki izin operasi,’’ ujar Erlin Lumenta.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  RTRW Dikangkangi, Noldy Luntungan Bebas Eksploitasi Galian C Kaki Gunung Klabat

Laporan masyarakat juga menurut dia mengungkap soal ini. Oleh sebab itu, Dinas ESDM Provinsi Sulut menugaskan untuk turun ke Minsel dan melihat dari dekat proses Galian C yang dimaksud.

‘’Kedatangan tim Dinas ESDM Sulut baru sewajar melihat dari dekat. Setelah itu menyampaikan arahan terkait aturan yang berlaku. Juga meminta pemilik Galian C untuk menghubungi instansi terkait. Kalau perlu sudah dengan permohonan izin. Kami akan kembali turun dan memantau operasi Galian C tersebut,’’tegasnya.

Ditempat terpisah, Kepala Cabang Wilayah I (Tomohon, Minahasa, Minsel dan Mitra) Dinas ESDM Sulut Ir Dan Todingan membenarkan  banyaknya Galian C di Minsel ilegal. ‘’Ya benar, Jumat kemarin Tim ESDM Sulut turun ke Minsel antaranya di Desa Kilometer Tiga dan Tawaang Raya. Bahkan, selain Amurang dan Tenga, tim turun di sejumlah desa untuk memastikan laporan warga soal Galian C tersebut. Oleh karena itu, pihaknya akan terus memantau dan menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan aturan,’’ungkap Todingan melalui telepon selular.

Baca juga:  Kapolri Instruksikan Jajarannya Percepat Distribusi Bansos PPKM Darurat ke Warga

Dikatakan Todingan, bila perusahaan atau perorangan Galian C tak punya itikad baik untuk  menguirus izin, maka pihaknya akan menutup Galian  C dimaksud. Apalagi, banyak Galian C di Amurang menggunakan mesin.

‘’Dengan demikian, Galian C tanpa izin akan ditutup apabila pihak perusahaan atau perorangan tak mengurus izin. Perlu dicacat, bahwa apapun yang terjadi adalah sesuai aturan yang berlaku,’’ucapnya. (ape)

Pos terkait