Menu

Masyarakat Sulut Sepakat Pemilu 2019 Aman, Damai dan Sejuk

  Dibaca : 226 kali
Masyarakat Sulut Sepakat Pemilu 2019 Aman, Damai dan Sejuk

IndoBRITA, Manado–Ribuan massa dari berbagai Ormas, LSM dan elemen masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) mengikuti deklarasi damai Pilpres dan Pileg tahun 2019, Selasa (18/09/2018), di kawasan Megamas Manado.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolda Sulut, Irjen Pol Bambang Waskito didampingi Wakapolda, Brigjen Pol Johni Asadoma bersama pejabat utama Polda Sulut, pimpinan Forkopimda Sulut lainnya, KPU, Bawaslu, para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Deklarasi bertajuk “Terwujudnya Pemilu yang Aman, Damai dan Sejuk di Sulawesi Utara” ini, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan doa berantai lintas agama, dibawakan oleh masing-masing tokoh agama.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Sulut melalui Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus, AKBP Iwan Permadi menyosialisasikan tentang UU ITE. “Kami mengimbau, Pemilu damai tidak hanya terwujud di dunia nyata, namun juga di dunia maya. Mari kita bijak dalam menggunakan media sosial,” imbaunya.

Baca juga:  Pembangunan Dua Unit Pos Kamling Dan MCK Di Kumersot Terus Dipacu

Kasubdit juga mengajak masyarakat untuk melaporkan postingan di media sosial terkait berita hoax, ujaran kebencian, isu SARA dan fitnah yang berpotensi dapat memecah belah persatuan dan kesatuan maupun upaya menjatuhkan pihak tertentu. “Jangan ragu-ragu untuk melapor. Jika terbukti pasti akan kami tindaklanjuti,” pungkasnya.

Selanjutnya untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mewujudkan Pemilu damai, perwakilan orator dari masing-masing Ormas, menyampaikan orasinya di atas panggung. Teriakan yel-yel “Kami Indonesia, NKRI Harga Mati,” mengakhiri rangkaian orasi.

Pada acara inti, dibacakan pernyataan deklarasi damai oleh Chrisye Lengkong, ditirukan seluruh peserta. Usai orasi, Forkopimda beserta seluruh peserta membubuhkan tanda tangan di atas spanduk berwarna putih, sebagai wujud dukungan pelaksanaan Pemilu tahun 2019 yang aman, damai dan sejuk. Dirangkaikan pelepasan burung merpati oleh Forkopimda, sebagai simbol perdamaian.

Baca juga:  Badan Bangunan MCK Di Mata Air Kumersot Kokoh Dibangun Satgas TMMD ke-111

Kegiatan turut dimeriahkan dengan berbagai hiburan kesenian tradisional, seperti tari Kabasaran, Maengket, musik bambu dan beladiri. Jalannya deklarasi juga mendapat pengamanan dari personel Polda Sulut dan jajaran.(hng)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional