Rica, Tomat, dan Bawang Jadi Salah Satu Penyebab Tingginya Inflasi di Minut

  • Whatsapp
KEGIATAN Rakor Dewan Ketahanan Pangan yang dilaksanakan oleh Dinas Pangan Minut.(foto: ist)

IndoBRITA, Minut—Pemkab Minut kini mulai menseriusi masalah pangan dengan menggelar Rapat koordinasi (Rakor) Dewan Ketahanan Pangan yang dilaksanakan oleh Dinas Pangan Minut, Kamis 20 September 2018.

Rakor yang dipimpin Sekda Minut Ir Jimmy Kuhu mengatakan, sampai saat, pola makan masyarakat masih lebih terfokus pada ketersediaan beras. Padahal, disertifikasi pangan untuk mendapatkan karbohidrat tidak hanya berasal dari beras saja.

Bacaan Lainnya

“Tapi juga bisa dari tanaman pangan lain seperti jagung, ubi dan sebagainya. Ada sekitar 11 jenis pangan yang bisa menghasilkan karbohidrat dan bukan hanya dari beras saja,” tutur Kuhu.

Baca juga:  Puncak HUT Kemerdekaan, Vonnie Panambunan Minta Generasi Muda Lebih Memaknai

Untuk itu Kuhu menegaskan, jika Rakor Dewan Ketahanan Pangan ini harus dilaksanakan secara berkesinambungan guna mencari tahu kendala dan jalan keluar agar Minut tidak terjadi permasalahan pangan. “Ketersediaan pangan di Minut sangat diperlukan. Ini untuk mengantisipasi berbagai masalah yang akan terjadi seperti adanya bencana alam,” tutur Kuhu.

Untuk itu, kata Kuhu, sangat diharapkan adanya bantuan dari pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan agar bisa membantu menyukseskan program ketahanan pangan ini dengan cara mensosialisasikan kepada masyarakat atau petani untuk terus melakukan penanaman pangan.

Baca juga:  Dispar Kota Tomohon Sosialisasikan Sadar Wisata & Pengembangan Usaha Berbasis Ekonomi Kreatif

“Pemkab akan berdayakan pemerintah kecamatan untuk terus menghimbaukan ke petani agar melakukan penanaman pangan setiap bulannya, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pengambilan sampel harga atas kebutuhan hidup masyarakat. Rica, tomat, bawang dan beberapa kebutuhan pangan lainnya menjadi salah satu penyebab tingginya inflasi di daerah,” tandas Kuhu

Dalam rapat menghadirkan SKPD terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan dan Dinas Perindustrian. Selain itu juga turut menghadirkan para Asisten, Camat dari 10 kecamatan dan para perwakilan Kumtua.(rus)

Pos terkait