Menu

Terancam Dianulir, Bawaslu Minut Himbau Caleg Tidak Kampanye di Medsos

  Dibaca : 691 kali
Terancam Dianulir, Bawaslu Minut Himbau Caleg Tidak Kampanye di Medsos
KOMISIONER Bawaslu Minut Bidang Hukum dan Penindakan Rocky Ambar

IndoBRITA, Minut—Ketua Bawaslu Minut Simon Awuy SH melalui Komisioner Bidang Hukum dan Penindakan Rocky Ambar menegaskan, sesuai dengan regulasi Undang-Undang (UU) Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, masa kampanye yang dimulai sejak 23 September 2018 sampai 13 April 2019, adalah pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) oleh KPU, pelaksanaan kampanye melalui pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, dan penyebaran alat peraga kepada umum.

“Sedangkan untuk 24 Maret sampai 13 April 2019, itu merupakan masa kampanye rapat umum, dan iklan media massa, cetak dan elektronik ditentukan selama 21 hari, sebelum masuk masa tenang. Jadi jika ditemukan adanya pelanggaran khususnya di Media sosial (Medsos) contohnya seperti facebook, itu bisa berujung pada sanksi pidana dan bisa dianulir,” tegas Ambar, Senin 24 September 2018.

Baca juga:  Mikrolet Gunakan Tape Toa, Polres Minsel Diminta Tindak

Pernyataan Ambar diatas sekaligus memberikan sosialisasi terhadap para Caleg. Pasalnya, selepas penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) anggota Dekab Minut oleh KPU 20 September 2018, sejumlah calon wakil rakyat mulai seliweran menggunakan Medsos sebagai alat kampanye.

“Bisa jadi ini dikarenakan kurangnya sosialisasi dari partai hingga ke bawah, sehingga para Caleg belum mengerti aturan dan konsekuensi dari pelaksanaan kampanye di luar jadwal jelang Pemilu, ataupun sudah tahu mengenai aturan namun pura pura tidak tahu,” ungkap Ambar.

Sementara itu ditambahkan Komisioner Bidang Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Rahman Ismail SH, bahwa intinya Bawaslu tidak mempersulit, tapi hanya mengacu pada regulasi yang ada agar setiap tahapan Pemilu berjalan sebagaimana mestinya.

Baca juga:  Media Center MEP-VT Diresmikan, Dilanjutkan Bagi Kasih kepada Lansia

“Untuk itu kami menghimbau agar Caleg dapat menahan diri dan memahami regulasi terkait kampanye sesuai dengan UU Pemilu 2 Nomor 7 tahun 2017 dan Perbawaslu Nomor 28 tahun 2018, serta PKPU,” tutup Ismail.(rus)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional