Jadi Ketua PDUI Sulut, dr Kartika Berupaya Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

  • Whatsapp

IndoBRITA, Manado – dr Kartika Devi Kandouw-Tanos dipercayakan menjadi Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Cabang Sulawesi Utara periode 2018-2021. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PP PDUI) dr Abraham AP Patarai MKes di Ruang CJ Rantung, Rabu (26/9/2018) pagi.

dr Kartika saat diwawancarai usai pelantikan mengatakan dirinya bersyukur dipercayakan sebagai Ketua PDUI Sulut. Ia akan menjawab kepercayaan tersebut dengan kinerja.

Bacaan Lainnya

“Yang pasti bersentuhan dengan masyarakat yakni meningkatkan pelayanan kesehatan di Sulawesi Utara. Pelayanan kesehatan ini adalah layanan perifer karena kebanyakan dokter umum itu ditempatkan di puskesmas,” tutur dr Kartika.

Istri Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw itu berjanji akan membesarkan nama PDUI.

“Kami akan buat rapat kerja dari pengurus baru. Pada rapat itu akan disimpulkan kegiatan apa saja yang nantinya dilakukan pada tahun 2018,” ujarnya.

Ia pun mendorong setiap kabupaten/kota di Sulut memiliki kepengurusan PDUI. Sebab, tahun depan pihaknya akan disibukan acara tahunan di Bumi Nyiur Melambai.

Baca juga:  Wagub Kandouw Ingatkan Pengelola Keuangan, Jangan Main-main dengan APBD

Tadi kita sudah bicara dengan ketua IDI pusat, mereka sudah mengiyakan akan membuat iven tahunan akan dibuat di Sulut tahun depan,” tukasnya.

Menariknya pada kesempatan itu, Ketua PP PDUI dr Abraham juga mendaulat Kandouw sebagai Anggota Kehormatan PDUI Sulut.

“Saat ini juga, usai melantik seluruh pengurus, kami sepakat mengangkat bapak wakil gubernur sebagai anggota kehormatan PDUI Sulawesi Utara,” kata Ketua PP PDUI.

Ketua PP PDUI menyatakan optimis seluruh pengurus PDUI Sulut yang baru dilantik mampu melaksanakan tugasnya secara optimal demi kesejateraan masyarakat.

“Laksanakan program yang mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat umum,” beber Abraham.

Di tempat yang sama, Wagub Kandouw mengapresiasi pelantikan pengurus sekaligus pengangkatan dirinya sebagai Anggota Kehormatan PDUI Sulut.

“Atas nama gubernur, saya memberikan apresiasi kepada PDUI atas out put dan out come selama ini. Semoga pemilihan ini memberikan pengaruh positif kepada peningkatan kesehatan di Sulawesi Utara,” ungkap Kandouw.

Lanjut Kandouw, Pemprov Sulut sangat memperhatikan sektor kesehatan. Itu dibuktikan dengan jumlah anggaran kesehatan Sulut sebesar 10 persen. Selain itu Pemprov Sulut juga bakal membangun sejumlah rumah sakit di kabupaten dan kota di Sulut yang nilai totalnya mencapai ratusan miliar rupiah.

Baca juga:  OD-SK Terus Berjuang untuk Petani Kopra

“Pembangunan infrastruktur kesehatan di Sulut sangat luar biasa. Pemerintah provinsi juga akan membangun rumah sakit di setiap kabupaten di daerah Bolaang Mongondow dan juga daerah lainnya,” tandas Kandouw.

Selain itu, Kandouw juga menyebut upaya Pemprov Sulut untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan menambah jumlah tenaga kesehatan di wilayah terpencil.

“Kami juga menghadirkan dokter umum dan dokter spesialis di seluruh pelosok Sulut termasuk daerah kepulauan,” ucap Kandouw.

Lebih jauh, Kandouw mengajak segenap pengurus PDUI Sulut untuk selalu menjalin koordinasi dan sinergitas, serta tidak menutup diri terhadap berbagai dinamika demi kesejahteraan masyarakat Sulut.

Adapun pengurus harian PDUI Sulut periode 2018-2021 diantaranya Ketua dr. Kartika Devi Tanos, MARS, Wakil Ketua dr. John J.D. Rumopa, MKes, Sekretaris dr Zainal Ginsu, Wakil Sekretaris dr. Steaven Pieterson Dandel, MPH, Bendahara dr Nancy Rampengan dan Wakil Bendahara dr Linda Matali.

Pelantikan pengurus PDUI turut dihadiri pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pusat, Ketua IDI Sulut dr Franky Maramis, M.Kes dan para pejabat Pemprov Sulut.(sco)

Pos terkait