Menu

Rembang Lantik Pdt Raymond JM Andhy Ketua BPMJ Galilea Kilometer Tiga

  Dibaca : 489 kali
Rembang Lantik Pdt Raymond JM Andhy Ketua BPMJ Galilea Kilometer Tiga
Pdt Raymond JM Andhy saat dilantik sebagai Ketua BPMJ GMIM Galilea Kilometer Tiga oleh Pdt Petra Rembang. (foto ape)

indoBRITA, Amurang – Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya Pdt Raymond JM Andhy, S.Th dilantik dan diserah terimakan sebagai Ketua BPMJ ‘Galilea’ Kilometer Tiga, Wilayah Amurang Satu.  Pdt Raymond JM Andhy menggantikan Pdt Rani Muntu, S.Th yang telah dimutasikan di GMIM Petra Bitung Karangria, Wilayah Tuminting. Begitupula, Pdt Raymond JM Andhy sebelumnya sebagai Ketua BPMJ GMIM ‘Yerusalem Baru’ Gangga II, Wilayah Gabata I, Likupang.

Ibadah pelantikan dan serah terima dipimpin Pdt Petra Rembang, M.Th yang juga Wakil Ketua  Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Dana BPMS GMIM. Yang juga dirangkaikan dengan HUT GMIM Bersinode ke-84 serta HUT Jemaat GMIM Galilea Kilometer Tiga ke-30 tahun dan Pisah Sambut pendeta, Minggu (30/9/2018).

Pdt Petra Rembang dalam hotbah yang mengutip pembacaan Alkitab Mazmur 130:1-8 (Seruan dari dalam kesusahan). ‘’Banyak sasaran yang disampaikan Pdt Petra baik untuk Pdt Rani Muntu, Pdt Raymond JM Andhy maupun jemaat GMIM lebih khusus jemaat GMIM Galilea Kilometer Tiga. Artinya, sebagaimana diungkapkan Mazmur 130:1 mengungkapkan, Nyanyian ziarah, Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-MU, ya Tuhan!,’’ujarnya.

Baca juga:  Hari Jadi Minsel ke-17, Pemkab Gelar Pameran Expo

Artinya, sejauh aku mengalami banyak kejadian dimuka bumi ini, aku tetap berseru kepada-MU Tuhan!. Sama halnya diayat 2 yang mengatakan, Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-MU menaruh perhatian kepada suara permohonanku.

‘’Mungkin, ayat kedua ini lebih memberikan arti bagi kita umatNYA. Hanya saja, tinggal bagaimana kita meminta pertolongan kepada DIA. Olehnya, jangan berhenti, tetaplah berdoa dan minta perhatian melalui suara doa permohonan kepada Tuhan,’’sebut Pdt Petra yang juga putra Minsel ini.

Pdt Rani Muntu dalam sambutannya menyebut, selama memimpin GMIM Galilea Km3 sekitar 8 tahun lebih, banyak suka dan duka yang dihadapi. ‘’Tetapi, apapun yang didapatinya adalah campur tangan Tuhan. Dan itulah gambaran Tuhan sebagai hamba Tuhan untuk jemaat GMIM Galilea Km3 pada umumnya,’’jelas Pdt Rani.

Senada dikatakan Pdt Raymond Andhy, bahwa ini kesempatan emas yang diberikan Tuhan untuk memimpin GMIM Galilea Km3. ‘’Tidak disangka-sangka, dirinya akhirnya keluar dari salah satu pulau di Kauditan, Minahasa Utara dan akhirnya memimpin disini. Ini semua adalah campur tangan Tuhan buat dirinya dan keluarga. Olehnya, Pdt Andhy juga memohon, dalam memimpin GMIM Galilea Km3, bila ada kesalahan tegurlah,’’sebutnya.

Baca juga:  Jelang Pelaksanaan MSRF, Polres Minsel Gelar Rakor Bersama Pemerintah Kabupaten

Pdt Andhy juga menjelaskan, bahwa apabila istrinya Ny Santje Andhy Tiwa jarang berada disini, itu karena beliau adalah ASN di Pemprov Sulut. ‘’Pasalnya, hari Sabtu pun harus berada di Kantor Gubernur Sulut. Namun, bukan berarti tidak mau bersama-sama dengan jemaat. Dengan harapan, warga dan jemaat bisa memahami tugas dan tanggungjawab yang diemban istri tercintanya,’’pungkas hamba Tuhan yang suka bergaul ini.

Hadir diantaranya, Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Sulut Drs Ferry Sangian, MAP, Bupati Minsel DR (HC) Christiany Eugenia Paruntu, SE dan diwakili Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Minsel Drs Corneles Mononimbar, MM,  Pdt Rambles Mangalehe, M.Th selaku Ketua BPMW Amurang Satu dan Ketua BPMJ Syaloom Sentrum Amurang.

Hadir juga Camat Amurang Rommy Rumagit, SSos, Hukum Tua Desa Kilometer Tiga Herman Ulaan, Anggota DPRD Minsel Franky Jirro Lelengboto, ST, Billy J Regar, SSos dan Franco Gino Rumokoy, SSos.  (ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional