Menu

FGD KPM, Bara Ajak Warga Budayakan Tradisi Menyampaikan Aspirasi ke DPR RI

  Dibaca : 432 kali
FGD KPM, Bara Ajak Warga Budayakan Tradisi Menyampaikan Aspirasi ke DPR RI
Bara Hasibuan (duduk tengah) pada acara diskusi KPM di Manado (foto: kpm dok)

indoBRITA, Manado-Menyampaikan aspirasi ke DPR belum menyadari tradisi masyarakat. Personil Komisi VII DPR RI Bara Hasibuan Walewangko menyampaikan itu saat tampil dalam Forum Grup Diskusi (FGD) Komunitas Pers Manado (KPM), Rabu (3/10/2018).

“Tradisi menyampaikan aspirasi ke DPR perlu untuk semakin memacu kinerja wakil rakyat. Masyarakat jangan takut dan ragu menyampaikan aspirasi. Kami dengan senang hati akan menyambut aspirasi itu,” kata Bara dalam FGD bertajuk Wakil Kita di Senayan, Antara Janji dan Realisasi yang digelar Kedai 27 Otomoto Wanea, Rabu (3/10/ 2018) sore.

Mantan Sekjen DPP PAN ini mengapresiasi upaya KPM  menggelar diskusi sebagai sarana meminta pertanggungjawaban wakil rakyat Senayan atas kinerja yang sudah dilakukannya. “Diskusi seperti ini bagian dari tradisi yang baik,” ucapnya.

Baca juga:  No Janji, Kerja Nyata di Parlemen Wujud Komitmen Bara untuk Sulut

Personil Komisi VII DPR RI ini pun lebih sering turun ke masyarakat untuk menjemput langsung aspirasi.  Hampir tiap minggu putra mantan Pemimpin Umum Suara Pembaharuan, Albert Hasibuan pulang ke Sulut menyapa konsituennya.

Leo Lintang, salah satu orang terdekatnya menyebut pria yang menamatkan SI dan S2 di Universitas Boston dan S3 di Universitas Harvard itu sudah menyisir dua ratusan titik di Sulut demi berdialog dengan masyarakat.  “Kami kerap kewalahan mendampingi karena dilakukan dari pagi sampai malam,” ujar Leo.

Dari keseringan menemui warga, Bara menurut Leo tahu apa yang diperjuangkannya di Senayan.  “Bantuan beasiswa untuk ratusan mahasiswa,  pembangunan rumah ibadah, pembagiann puluhan ribu bibit ikan, bantuan untuk nelayan, pengadaan puluhan unit sepeda motor sampah, sumur bor di puluhan titik, solar cell, penyelesaian sengketa tanah di Bitung dan masih banyak lagi.  Ini kami sudah rinci dalam beberapa lembar. Kawan-kawan yang membutuhkan data boleh mengambilnya,” ucap Leo.

Baca juga:  Esensi Pemilu adalah Pertarungan Ide, Bara: Stop Gunakan Retorika Kekerasan

Dalam diskusi yang diawali dengan mengheningkan cipta untuk korban bencana gempa dan tsunami di Sulteng itu, para jurnalis berharap Bara ikut berperan mencari solusi kasus UKIT Tomohon agar mahasiswa tak terkatung-katung lagi, bersikap soal Pulau Bangka dan memperjuangkan hidup nelayan, petani dan buruh.

“Soal Pulau Bangka, kami akan koordinasi dengan pejabat dan pihak terkait, begitu pula dengan UKIT. Saya juga terus mengikuti perkembangan UKIT, semua pihak harus bersatu untuk kelangsungan UKIT. Usulan lain akan saya perjuangkan,” kata Bara. (hng/adm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional