Jeane Lalujan Inisiasi Penggalangan Dana untuk Palu dan Donggala

  • Whatsapp
Jeane Lalujan saat menggalang bantuan korban bencana Palu dan Donggala lalu (foto: dok)

indoBRITA, Manado-Bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) mengetuk hati Jeane Lalujan untuk menginisiasi penggalangan dana bantuan buat korban. Bertajuk Manado sayang Palu dan Donggala, calon legislatif  (Caleg) nomor urut 6 PDIP di daerah pemilihan Wenang dan Wanea ini membuka rekening  untuk korban bencana di dua wilayah yang dilanda gempa itu.

Direktur Utama (Dirut) PT Habitat Asri ini juga membuka posko bencana di itCenter. Warga yang ingin ikut membantu bisa menyumbangkan pakaian bekas, sembako dan menyisihkan uang untuk mereka yang membutuhkan di Sulteng.

Bacaan Lainnya

“Duka Palu dan Donggala adalah duka kita bersama. Mari bantu saudara kita dan mendukung langkah pemerintah memulihkan keadaan di sana,” kata Jeane kepada media ini di Manado, Rabu (3/10/2018).

Baca juga:  Berkunjung di Manokwari, Bupati CEP di Jemput Dengan Tarian Adat

Aksi kemanusian  yang diinisiasi Jeane dan itCenter melalui  Presdirnya Jemmy Asiku mampu menggerakkan hati banyak orang untuk membantu korban bencana di Sulteng. Ada yang menyumbang pakaian layak pakai, air mineral, biskuit sandal jepit dan tissue basah. Yang lain mengumpulkan donasi dan sembako lainnya.

Jeane menjamin bantuan itu  tiba di tempat tujuan dan diterima korban bencana di Sulteng.  “Kami koordinasi langsung dengan Danlanaud agar pengiriman dengan pesawat Hercules tiba di tempat tujuan,” ucap Jeane.

“Iya benar, kami sudah memiliki timeline kerja dalam hal pendistribusian bantuan. Tim yang sudah kami bentuk akan membawa bantuan dengan berkoordinasi dengan TNI,” timpal Jemmy Asiku.

Aksi yang diinisiasi Jeane  Lalujan ini disambut haru beberapa mahasiswa Sulteng di Manado. “Terima kasih Ibu Jeane dan Pak Jemmy Asiku. Aksi itu kiranya menginspirasi yang lainnya untuk melakukan hal serupa karena Palu, Donggala dan beberapa daerah lainnya memang butuh uluran tangan bersama,” kata  Raymond, mahasiswa asal Palu yang kuliah di salah satu universitas di Manado.

Baca juga:  Pelantikan saat Terik Mentari, Ini Pesan Kepala Rutan Manado kepada Sembilan PNS

Raymond dan kawan-kawan menilai Jeane sudah melakukan kerja nyata untuk membantu warga yang membutuhkan. “Ia seorang politisi di Manado, tapi kepeduliannya untuk warga di luar Manado, khususnya yang sedang tertimpa bencana layak diapresiasi,” ungkap Raymond.

Jeane sendiri menyebut apa yang dilakukannya bersama itCenter sebagai bentuk ketulusan dan empati bagi sesama. “Kerja nyata itu dimulai dari ketulusan hati dan empati bagi sesama. Tak ada gunanya bicara visi dan misi jika yang di depan mata tak dipedulikan. Selagi bisa, saya ingin berbuat untuk banyak orang,” katanya.

Wanita enerjik ini menuturkan penggalangan dana dan doa bersama selalu dilakukannya bersama saudaranya Jemmy Asiku  setiap ada bencana.  “Sekecil apapun usaha dan bantuan itu, pasti bermanfaat bagi saudara kita yang membutuhkan,” ujar Jeane. (hng/adm)

Pos terkait