Menu

Terkait Tata Naskah Dinas, Humiang Ingatkan Tentang Paraf Berjenjang

  Dibaca : 690 kali
Terkait Tata Naskah Dinas, Humiang Ingatkan Tentang Paraf Berjenjang
IndoBRITA, Manado – Asisten I Setda Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Edison Humiang mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey menegaskan para pejabat yang melakukan paraf agar diperhatikan baik-baik sehingga tidak ada paraf yang dikoreksi lagi.
Mendingan kita pukul dari pada kita dipukul oleh pimpinan. Pukul bukan dalam arti sesungguhnya,” tegas Humiang saat membuka Penyusunan Kebijakan di Bidang Ketatalaksanaan Rapat Finalisasi Rancangan Peraturan Gubernur Sulut tentang Naskah Dinas, di Ruang WOC Kantor Gubernur Sulut, Senin (8/10/2018).
Asisten yang membidangi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat itu kembali menekan terkait paraf berjenjang bukan hal yang bersifat rutin.
“Sekretaris merupakan filter terakhir tanda tangan kepala dinas. Jangan terjadi lagi di tingkat keasistenen ada paraf dikoreksi lagi. Bahasanya tidak terlalu menjadi tumpah tindih. Satu paragraf mengandung satu pokok pikiran, tak ada dua pokok pikiran,” jelas Humiang.
Sementara itu, Kepala Biro Organisasi Glady Kawatu dalam laporannya mengatakan rapat ini sangat penting guna menyamakan keseragaman naskah dinas di lingkup Pemprov Sulut.
“Front office dan papan kantor ada panduannya lewat Undang-undang tentang standar front office sesuai standar pelayanan publik. Sebab, citra pemerintah ada di garda terdepan yakni front office,” ungkap Kawatu.
Hadir dalam rapat ini, antara lain Kepala Badan Pendapatan Daerah Sulut Olvie Atteng, Kepala Biro Umum Setda Sulut Clay Dondokambey serta pejabat eselon III dan IV lingkup Pemprov Sulut.(sco)
Baca juga:  Produsen Benih Wajib Ikut Permentan Nomor 50
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional