Menu

Kilometer Tiga Krisis Air Bersih, Tiow Berharap Ada Perhatian Pemerintah

  Dibaca : 343 kali
Kilometer Tiga Krisis Air Bersih, Tiow Berharap Ada Perhatian Pemerintah
Salah satu warga Km3 yang naik diatas bak air di lokasi mata air Sulusu untuk memperbaikinya. (foto ist)

indoBRITA, Amurang – Belakangan ini, masyarakat Desa Kilometer Tiga Kecamatan Amurang mengalami krisis air bersih. Pasalnya, pompa air dan bak mata air Sulusu ternyata tersumbat. Laporan warga, setelah turun lokasi ternyata benar. Ternyata, itu akibat  ada sejumlah warga yang ingin ‘mempermainkan’ mata air hingga warga Km3 mengalami krisis air.

Melihat hal diatas, Marsel Tiow bersama sejumlah warga yang ada di jaga satu dan dua turun ke lokasi mata air Sulusu. ‘’Ternyata benar, pipa air yang berasal dari mata air sudah banyak yang lobang. Kemungkinan itu akibat ada oknum yang ingin mempermainkan air tersebut. Sampai-sampai, membuat warga Kilometer Tiga krisis air bersih,’’ujar Tiow.

Baca juga:  Terkait Kekurangan Obat, Bupati FDW Perintahkan Stafsus Bidang Kesehatan Berkunjung di RSUD Amurang

Kata Tiow, harusnya pemerintah juga turun ke lokasi mata air. Namun ternyata, ini semua inisiatif masyarakat untuk melihat dari dekat kondisi mata air apakah masih berjalan seperti biasa. Dan ternyata benar, selain pipa air bocor. Juga bak air juga ikut tersumbat.

‘’Sekali lagi, kami berharap sikap tegas pemerintah desa untuk turun. Ataukah pihak PDAM Minsel jangan hanya diam. Persoalannya, kemungkinan besar air yang ada di Sulusu akan difungsikan oleh PDAM Minsel untuk mensuplai warga Amurang dan sekitarnya,’’sebut Tiow dengan nada keras.

Baca juga:  Bupati CEP Syukuri 3 Tahun Kepemimpinannya di GMIM Eben Haezer Tumpaan Satu

Senada dikatakan Lendy Frans, warga jaga 1 mengatakan, sudah beberapa hari kami warga tak menikmati air bersih. ‘’Ternyata, pipa air dan bak air yang ada dilokasi mata air Sulusu so tersumbat. Siapa yang melakukannya, jelas pemerintah harus turun dan mencari oknum-oknum tersebut. Ingat, air adalah kehidupan. Jadi, bila kita tak mendapat air, so pasti kita akan susah pula,’’tegas Frans.

Direktur Utama PDAM Minsel Jootje Tuerah belum berhasil dihubungi. ‘’Bapak masih tugas luar di Manado. Namun, kedatangan kalian akan disampaikannya,’’sebut staf yang minta namanya tak ditulis. (ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional