Ditemukan Plasenta Ari-ari Bayi di Komplek Kantor Bupati, Warga Desak Polres Temukan Pelakunya

Ditemukan Plasenta Ari-ari Bayi di Komplek Kantor Bupati, Warga Desak Polres Temukan Pelakunya
Plasenta ari-ari bayi ditemukan warga bersama pakaian daster. (foto ist)

indoBRITA, Amurang – Beberapa tahun lalu, Amurang dan Minsel dihebohkan dengan temuan bayi di kandang boke. Beruntung, bayi tersebut masih hidup. Tapi, sadis Sabtu (13/10/2018) warga menemukan plasenta ari-ari bayi disekitar Kantor Bupati Minahasa Selatan.

‘’Oh Tuhan, perbuatan siapa lagi ini. Perempuan yang hamil dan mungkin karena pergaulan bebas itu harus ditemukan pihak kepolisian. Amurang dan Minsel pada umumnya memang sudah sering terjadi hal diatas. Akan tetapi, kali ini luar biasa perbuatannya,’’ujar Oddy, warga Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur, Sabtu (13/10/2018).

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Tuwo Ganti Tumiwa, Langsung Tinjau Ruang Kerja

Menurutnya, plasenta ari-ari bayi tersebut herannya dibuang di komplek kantor bupati. Mungkin, ini perbuatan Jumat (12/10/2018) kemarin hari.

‘’Jadi, harapannya pihak Polres Minsel harus menangkap pelaku. Dan pasti, pelakunya tak hanya satu orang. Pasti, ada perempuan dan laki-laki. Sekali lagi, ini ujian Kasat Reskrim Polres Minsel  AKP Arie Prakoso. Dan harapan warga, pelaku ditangkap serta dihukum seberat-beratnya,’’kata Oddy keras.

Senada dikatakan Ribka, salah satu warga Amurang. ‘’Orang lain susah cari akan. Ini komang so dapa tare, cuma dorang buang. Oh kasihan, so jadi manusia. Tetapi, kenapa mereka buang,’’jelas Ribka sedih.

Baca juga:  Serahkan Bingkisan Lebaran untuk Insan Pers, Kapolres ajak Wartawan Kampanyekan Protokol Pencegahan Covid-19

Ditambahkannya, pihak polisi Minsel harus cari pelakunya. Dengan demikian, komplek Kantor Bupati Minsel setelah dihebohkan dengan temuan plasenta ari-ari bayi jadi ramai.

‘’Yang pasti, sebagai warga Amurang minta pihak polisi (Polres, red) harus menemukan pelakunya. Bagi anggota dan masyarakat Amurang jika ada yang mengetahui warganya yang sebelumnya hamil, sekarang sudah tidak lagi, agar dilaporkan ke Polres Minsel. Ini juga demi kepentingan penyidikan,’’ungkapnya namun mengaku sangat sedih melihat plasenta ari-ari bayi justru dibuang oleh pelakunya. (ape)

Pos terkait