Rawan Korupsi, Sekprov Beri Perhatian Khusus Dua Instansi Ini

  • Whatsapp
Pertemuan Pencegahan Korupsi Sektor Swasta Pendampingan Komite Advokasi Daerah Antikorpusi Sulut, Selasa (16/10/2018) di Ruang WOC Kantor Gubernur Sulut.
indoBRITA, Manado – Korupsi belum dapat diberantas di Indonesia. Ini terlihat dari hampir setiap pekannya terjadi kasus korupsi. Pelakunya berlatarbelakang beda-beda. Mulai dari pejabat biasa, anggota dewan hingga kepala daerah pernah terlibat kasus korupsi.
Terjadinya kasus korupsi, menurut Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara Edwin Silangen dikarenakan ada niat dari dua belah pihak, baik pemberi maupun penerima gratifikasi.
“Memang kalau tidak ada niat pasti korupsi tak akan terjadi,” ujar Sekprov Silangen pada pertemuan Pencegahan Korupsi Sektor Swasta Pendampingan Komite Advokasi Daerah Antikorpusi Sulut, Selasa (16/10/2018) di Ruang WOC Kantor Gubernur Sulut.
Sekprov berupaya agar semua instansi di lingkup Pemprov Sulut terhindar dari korupsi. Pemprov sendiri membentuk komite pencegahan korupsi.
“Pastinya komite ini bekerja sama dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi),” ungkap Silangen.
Lanjut dia, dengan adanya komite pencegahan korupsi tersebut diharapkan kasus korupsi tak terjadi di lingkup Pemprov Sulut.
Menurut Sekprov, semua instansi bisa terjerat korupsi. Namun ada dua perangkat daerah yang menjadi perhatian khusus, yakni Biro Perlengkapan serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).
Di Biro Perlengkapan ada unit layanan pengadaan barang dan jasa. Agar terhindar dari korupsi, pegawai yang bekerja di instansi itu diganjar dengan insentof yang tinggi.
Kita beri insentif dengan penilaian kinerja lebih baik dari ASN yang biasa,” sambungnya.
Sementara untuk DPM-PTSP Sulut kepala dinasnya selalu melapor perkembangannya kepada Sekprov.
“Sebagai show window, unit pelayanan satu pintu yang dikerjakan oleh DPM-PTSP. Pak Henrik Kaitjily (kepala dinas) tiap hari monitor dan sampaikan masalah di sana, termasuk orang yang menjalankan aplikasi,” ungkap Sekprov.
Hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Pelaksana Harian Asisten III Setda Provinsi Sulut Praseno Hadi, Kepala DPM-PTSP Sulut Henry Kaitjily, pihak KPK, Ketua Kadin Sulut Hangky A Gerungan serta sejumlah pejabat Pemprov Sulut.(sco)
Baca juga:  Manokwari Selatan Daerah Paling Banyak Partisipasi di TIFF 2017

Pos terkait