Perangkat Desa Diduga Kuasai Program Bedah Rumah di Sampiri

  • Whatsapp

IndoBRITA, Minut–Warga Desa Sampiri Kecamatan Airmadidi, menganggap Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tidak tepat sasaran. Pasalnya, bantuan tersebut hanya diberikan kepada perangkat desa.

“Program ini seharusnya dikaji kembali, karena dari penilaian saya ini tidak tepat sasaran,” tutur Elvis Lumingkewas salah satu warga Desa Sampiri.

Bacaan Lainnya

Ditambahkan Lumingkewas, di Desa Sampiri pada beberapa waktu lalu mengusulkan program BSPS sebanyak 40 unit rumah, namun hanya disetujui oleh pemerintah melalui Dinas Pemukiman dan Perumahan Rakyat (DPPR) Minut sebanyak 31 bidang rumah. Namun sayang, dari jumlah yang disetujui tersebut, 10 diantaranya diduga diperuntukkan kepada perangkat desa.

Baca juga:  Minut harus jadi Kabupaten Progresif

“Jangan sampai ada unsur sesuatu, lantas program ini tidak tepat sasaran kepada masyarakat kurang mampu. Kalau dilihat, kondisi keuangan mereka semua itu tidak layak menerima program Bedah Rumah. Sebab sebagian dari mereka memiliki beberapa tanah dan orang yang sudah mapan,” jelas Lumingkewas.

Kepala DPPR Minut Drs Sem Tirayoh saat dikonfirmasi mengatakan, jika hal itu masih akan ditanyakan ke Kordinator Lapangan (Korlap) yang menangani program bedah rumah yang ada di Desa Sampiri.

“Nanti saya akan tanyakan ke Korlap soal laporan warga ini karena mereka yang melakukan penilaian siapa tang berhak menerima atau tidak,” terang Tirayoh, Senin 22 Oktober 2018.

Diketahui, untuk kriteria penerima BSPS berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 13/PRT/M/2016 yakni WNI yang sudah berkeluarga, memiliki atau menguasai tanah serta ada legalitas berupa surat keterangan, tanah tidak dalam sengketa, lokasi tanah sesuai tata ruang wilayah, belum memiliki rumah, atau memiliki dan menempati rumah satu-satunya dengan kondisi tidak layak huni, belum pernah memperoleh BSPS, berpenghasilan paling banyak senilai UMP setempat dan diutamakan yang telah memiliki keswadayaan dan berencana membangun atau meningkatkan kualitas rumahnya serta bersedia membentuk kelompok maksimal 20 orang.

Baca juga:  8 Bulan Dalam Penantian, Rimporok “Depak” Rumumpe Dari Kursi Wakil Ketua 1 Dekab Minut

Sesuai hasil laporan masyarakat jika ada 10 rumah perangkat desa yang masuk dalam program Bedah Rumah atau BSPS. Perangkat desa yang menerima bantuan ini yakni Kepala Jaga 2 bersama Maweteng. Kemudian Kepala Jaga 3 bersama Maweteng, Kaur dan Bendahara Desa. Lalu Kepala Jaga 4 dan Maweteng serta Kepala Jaga 5 bersama Maweteng serta Kaur.(rus)

Pos terkait