Menu

Sisa Dua Bulan, 40 Perangkat Daerah Serapannya Masih di Bawah 50 Persen

  Dibaca : 275 kali
Sisa Dua Bulan, 40 Perangkat Daerah Serapannya Masih di Bawah 50 Persen
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Asiano Kawatu.

indoBRITA, Manado – Penyerapan anggaran tahun 2018 di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) masih sangat rendah. Hingga posisi pertengahan Oktober ini ada 40an perangkat daerah yang penyerapannya di bawah 50 persen.

Ada perangkat daerah di bawah 50 persen. Kenapa? Karena ada tambahan anggaran dikaitkan dengan perubahan anggaran. Sehingga ada sekitar 40an perangkat daerah yang masih menyesuaikan untuk penyerapan anggaran dalam kaitannya dengan APBD perubahan itu,” beber Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Asiano Kawatu usai Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Daerah Terkait Evaluasi Penyerapan Belanja Langsung di Ruang FJ Tumbelaka, Senin (22/10/2018).
Perangkat daerah yang lalod diharapkan secepatnya digenjot penyerapan anggarannya. Sebab, permintaan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw penyerapan semua perangkat daerah harus di atas 94 persen.
Kita berharap pada November tren penyerapan anggaran sudah berada diangka 70 an persen. Sehingga deadline kita kan tanggal 15 Desember semua administrasi selesai dan mudah-mudahan semua dibayar,” tuturnya.
Sayangnya, Kawatu tak membeberkan seluruh perangkat daerah yang rendah penyerapannya. Ia hanya menyebutkan tiga intsansi yang tinggi dan yang paling rendah penyerapannya.
“Untuk yang tinggi itu Dinas Perkimndan SatpolPP. Sementara yang di bawah antara lain UPTD di lingkup Dinas Pendidikan, lingkup kesehatan dan ada juga satu dua UPTD dari Bapenda,” pungkasnya.
Adapun kegiatan yang dibuka oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw itu dihadiri Sekretaris Provinsi Edwin Silangen dan seluruh pejabat eselon II di lingkup Pemprov Sulut.(sco)
Baca juga:  Disaksikan Menteri Eko, Bupati Tetty Mou Dengan Astra
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional