Menu

Diduga Kasus Mandek, LSM LP3T Menyurat ke Kapolda Sulut

  Dibaca : 334 kali
Diduga Kasus Mandek, LSM LP3T Menyurat ke Kapolda Sulut

Desak Kapolda Tindak Tegas Oknum Polisi “Nakal”

IndoBRITA, Manado–Dugaan kasus mandek, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pemantau Pelayanan Publik Totabuan (LP3T), menyurat ke Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito, Rabu (31/10/2018).

Dijelaskan Koordinator Tim Investigasi LSM LP3T Irwan Damapolii, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pemantau Pelayanan Publik Totabuan (LP3T) menyampaikan kepada Bapak Kapolda Sulawesi Utara. Bahwa berdasarkan keluhan dr Sintje Mokoginta bersama keluarga pemilik tanah SHM Nomor 98 Tahun 1978 yang berlokasi di RT 25/08 Lingkungan IV Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, yang tanahnya diserobot oleh sekelompok orang dalam hal ini terlapor Stela Mokoginta Cs, hingga kini belum jelas alias mandek.

“Dimana permasalahan ini telah menjadi kasus yang telah dilaporkan di Mapolda melalui S‘lTLP/684.A/IX/2017/SPKT Tanggal 5 September 2017, dari proses penanganan kasus, sejak awal penyidikan hingga saat ini, ada beberapa tahapan penyidikan yang bermasalah sehingga melahirkan rekomendasi propam Polda Sulut dan disposisi Waka Polda untuk kasus ini di buka kembali, setelah ada SPZHP dari penyidik sebelumnya yang menghentikan (SP3 kan). Kasus ini melalui penjelasan SPZHP tersebut ( SPZHP dan Disposisi Wakapolda foto copy,” kata Damapolii.

Ia menegaskam bahwa dari semua rangkaian kronologi penanganan kasus pidana penyerobotan tanah, baik itu melalui mekanisme pelaporan serta keterangan SPZHP di Mapolda Sulut yang di keluarkan penyidik Reskrim Umum Polda Sulut telah di periksa dan di telaah oleh Divisi Propam Polda Sulut.

Baca juga:  Ini Cerita Ketua Bhayangkari Sulut Tampil di Festival Russia

“Bahwa dari hasil telaah Peopam Polda Sulut pada mekanisme penanganan kasus pidana penyerobotan tanah telah di temukan dugaan pelanggaran kode etik oknum penyidik sehingga terbit beberapa point. Salah satunya tekomendasl untuk mengganti penyidik dan penyidik pembantu dengan penyidik yang lain karna di duga penyidik sebelumnya, sudah tidak netral, serta di tambah point rekomendasi untuk mengarahkan kasus penyerobotan tanah ini ke kasus pemalsuan dan penggelapan yang melibatkan beberapa oknum pegawai di BPN Kotamobagu dan oknum pegawal dl keIurahan gogagoman,” tegas Damapolii.

Ia menambahkan bahwa dengan LSM LP3T yang berkedudukan di Kota Kotamobagu Kecamatan Kotamobagu Barat, menyurati Bapak Kapolda Sulut dalam rangka mensupport dan memantau kasus yang di keluhkan tersebut dalam koridor kinerja institusi kepolisian Polda Sulut.

“Dalam penanganan kasus pidana kepolisian RI, Polda Sulut bekerja berdasarkan UU Kepolisian Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Fungsi Kepolisian Negara RI, dan dalam penanganan Hukum Pidana Polisi bekerja melalui pejabat penyidik dan fungsi penyidik Pasal 1 Ayat 7 KUHAP, Pasal 108 Ayat 5 dan 6 KUHAP, Pasal 75 Ayat l Huruf l Ayat 2, Pasal 33 Ayat 2 dan 3 KUHAP, Pasal 129 Ayat 1 dan 2 KUHAP , Dan Perkap Nomor 14 Tahun 2012 Tentang Manajemen Pendidikan Tindak Pidana, Perkap Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Sistem Informasi,” Ulasnya.

Baca juga:  Sambangi Dinas PUPR, Walikota Gelar Monitoring dan Evaluasi

Nah katanya lagi, dengan demikian melalui surat ini kami berharap dan memohon kepada bapak Kapolda Sulut irjen Pol Bambang Waskito agar bisa memperhatikan dan memberikan penjelasan baik secara Iisan maupun tertulis terkait kebutuhan informasi seputar permasalahan ibu Sintje Mokoginta yang merupakan korban kasus pidana penyerobotan tanah, karena sampai saat ini Disposisi Wakapolda dan Rekomendasi Propam Polda tidak di tindak Ianjuti.

“Kami berharap kasus ini bisa diselesaikan secara maksimal melalui tanggungjawab, kinerja, wewenang dan fungsi penanganan penyidik kepolisian Polda Sulut yang secara umum sudah di atur oleh hukum dan Undang-undang kepolisian Negara Republik Indonesia agar hak-hak korban bisa di kembalikan dan bisa mendapatkan kepastian hukum yang seadil adilnya. Berharap juga Kapolda dapat menindak tegas oknum polisi yang menyalahi aturan,” harapnya. (hng)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional