Menu

Memanas, SC Musda KNPI Bitung Bantah Tudingan Jacko

  Dibaca : 498 kali
Memanas, SC Musda KNPI Bitung Bantah Tudingan Jacko
Sekretaris Steering Committee Musda KNPI Bitung ke-12 : Yappi Letto.(foto : yefta)

indoBRITA, Bitung- Tudingan penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Bitung ke-12 tidak sah karena banyak kekurangan, oleh Ketua DPD I KNPI Sulut Jackson Kumaat, Rabu (31/10/18) mendapat tanggapan serius dari panitia Musda KNPI Bitung sendiri.

Yappi Letto, Sekretaris Steering Committee Musda KNPI ke-12 Bitung yang dikonfirmasi Kamis (1/11/12) mengaku, informasi yang diterima ketua DPD I KNPI Sulut Jackson Kumaat atau akrab disapa Jacko, sama sekali berbeda dengan apa yang ada di lapangan.

Menurut dia, pelaksanaan Musda yang digelar pada Rabu (31/10/18) merupakan permintaan sendiri dari pengurus DPD KNPI Sulut sehingga pihaknya tidak bisa berbuat banyak.

“Tudingan bahwa tidak ada kelompok Cipayung yang hadir saya katakana salah karena ada beberapa Organisasi Cipayung yang hadir yang salah satunya adalah DPC GMNI Bitung, dari 214 OKP yang terdaftar semuanya sudah mendapat undangan secara resmi sehari sebelumnya,” tegas Letto.

Baca juga:  Tiga Tokoh Lintas Agama Doa Bersama di HUT ke-119 Negeri Manembo-nembo

Tak cuma itu, Letto yang juga ketua GAMKI Bitung ini mengaku heran dengan tudingan tidak adanya materi Musda yang dibagikan ke peserta. Pasalnya, materi Musda seperti copian AD/ART, Rancangan Keputusan (Rantus) dan Rancangan Ketetapan (Rantap) serta materi lainnya telah diserahkan sepenuhnya pada pengurus DPD KNPI Sulut.

“Untuk urusan mencetak materi, DPD KNPI melalui Sekretaris Caretaker KNPI Bitung Julius Talimbekas telah menerima kompensasi pencetakan materi Musda yang menurut beliau adalah perintah dari DPD KNPI Sulut, namun anehnya sampai Musda akan dibuka, pihak perwakilan DPD KNPI Sulut yang hadir mengaku tidak memiliki materi seperti yang telah dipesan oleh kami,” tambahnya.

Jumlah kompensasi pencetakan materi yang diserahkan menurut Letto sebesar Rp5 Juta namun tidak ada sampai Musda digelar.

Bukan hanya itu, Letto juga mengaku pihak pengurus DPD I KNPI Sulut diduga sengaja membuat gejolak dan situasi agar tidak nyaman. Padahal pelaksanaan Musda sendiri telah selesai dan telah ada keputusan Musda terkait ketua KNPI Bitung yang baru yakni Sefferson Sumampow.

Baca juga:  Satu Rumah di Tandeki Ambruk Diterjang Angin Kencang

Di akhir wawancara, Letto juga dengan geram mengaku sejumlah oknum pengurus DPD KNPI Sulut mengaku meminta kompensasi berupa uang untuk pelaksanaan Musda KNPI Bitung ini.

“Sejak tahun kemarin, ada permintaan kompensasi uang yang cukup banyak. Bahkan saat digelar Musda kemarin, ada oknum pengurus DPD KNPI Sulut diduga meminta sejumlah uang, rinciannya, untuk cetak materi sebesar Rp5 Juta, untuk Caretaker sebesar Rp5 Juta dan untuk menghadirkan pengurus DPD KNPI Sulut sebesar Rp10 Juta. Yang lain belum saya berikan, hanya untuk cetak materi saja sudah saya berikan,” tutupnya.(yet)    

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional