Awal Tahun 2019, Tilang Elektronik Diberlakukan

  • Whatsapp

IndoBRITA, Manado–Pada awal Januari 2019 mendatang, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Utara (Sulut) akan memberlakukan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) di Kota Manado.

E-TLE akan membawa Kota Manado menjadi salah satu Smart City yang ada di Indonesia. E-TLE akan bertujuan untuk menangani pelanggaran rambu, marka, pelanggaran apil, pelanggaran batas kecepatan dan pelanggaran helm secara modern (elektronik).

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Ketua Bhayangkari Sulut Ajak Masyarakat Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Dirlantas Polda Sulut, Kombes Pol. Drs. Ari Subiyanto, M.Si., melalui Kasubdit Bin Gakkum, AKBP Dr. Yudhi Hery Setiawan, S.I.K., M.Si., mengatakan, “Ya November ini sedang dipersiapkan sarana prasarana dan Desember mendatang akan dilaksanakan uji coba,” katanya.

Beberapa lokasi di Kota Manado akan dijadikan pilot project antara lain Pertigaan Paal 2, Pertigaan Rike, Perempatan Teling dan Jalan Ringroad.

Ia menambahkan, bahwa pelanggaran akan terekam CCTV atau speedcam, kemudian selanjutnya data pelanggaran diverifikasi oleh petugas posko E-TLE Subdit Gakkum untuk mengecek validitas pelanggaran dan data kendaraan bermotor.

Baca juga:  Kapolda Sulut Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mako Polres Bolmong dan Bolmong Utara

“Pelanggar nantinya akan dikirimkan surat konfirmasi ke alamat pemilik ranmor melalui PT Pos Indonesia atau melalui hp/whatsapp (pengiriman dilakukan 3 hari setelah pelanggaran),” ungkap Kasubdit Bin Gakkum Polda Sulut.

Para pelanggar nantinya akan melakukan konfirmasi ke Posko E-TLE atau aplikasi yang sudah disediakan untuk mendapatkan surat tilang biru dan kode BRI virtual/BRIVA sebagai metode pembayaran melalui Bank BRI dengan batas waktu pembayaran 7 hari.

“Jika denda tilang tidak dibayar atau tidak dikonfirmasi, maka STNK akan diblokir sementara dan dimasukan ke dalam data cari kendaraan pelanggaran,” tegas Perwira Menengah Polri tersebut. (hng)

Pos terkait