Menu

Kunker ke Boroko, Rita Tekankan Masalah Gizi Harus jadi Perhatian Khusus

  Dibaca : 472 kali
Kunker ke Boroko, Rita Tekankan Masalah Gizi Harus jadi Perhatian Khusus
Ketua Tim Penggerak PKK Sulut Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan ikut berkunjung ke SMK Kesehatan di Boroko.

indoBRITA, Bolmut – Isteri Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, yang juga Ketua Umum Tim Penggerak PKK Sulut Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Selasa (13/11/2018).

Kehadiran Ibu Rita di Bolmut untuk menghadiri Gerakan Cegah Stunting yang dilaksanakan di Auditorium Kantor Bupati Boroko.

Kegiatan yang mengangkat tema “Cegah Stunting Itu Penting” dirangkaikan juga dengan Gerakan Tanam Sayur Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara kerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pangan Sulut.

Dalam sambutannya, Ibu Rita menuturkan bahwa salah satu ciri bangsa maju adalah bangsa yang memiliki tingkat kesehatan, kecerdasan dan produktivitas kerja yang tinggi. Dilihatnya, ketiga hal ini dipengaruhi oleh keadaan gizi. Masalah gizi merupakan salah satu masalah serius yang perlu mendapat perhatian khusus.

“Kondisi kekurangan gizi akan menyebabkan rendahnya status kesehatan dan hal ini akan berakibat pada rendahnya kualitas SDM (Sumber Daya Manusia), pencapaian pendidikan dan daya saing bangsa. Berdasarkan Global Nutrition Report (GNR) tahun 2014,” katanya.

Baca juga:  PKK Sulut Sabet Juara 1 Lomba Parade Nusantara

Lanjutnya pula, Indonesia termasuk ke dalam 17 negara diantara 117 negara yang mempunyai tiga masalah gizi pada balita yaitu stunting, wasting dan overweight. Disamping itu pula, dengan adanya Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2013 tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi memberikan peluang seluas-luasnya kepada seluruh masyarakat dan unsur pemerintah secara terpadu menanggulangi masalah gizi yang terjadi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan.

“Pengaruh kekurangan gizi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan yaitu sejak janin sampai anak berumur dua tahun, tidak hanya terhadap perkembangan fisik, tetapi juga terhadap perkembangan kognitif yang pada gilirannya berpengaruh terhadap kecerdasan dan ketangkasan berpikir serta terhadap produktivitas kerja,” terangnya.

Baca juga:  Tujuh Desa dan Satu Kelurahan di Sangihe Dapat Bantuan Alat Katering dari PKK Sulut

Dijelaskannya, kekurangan gizi pada masa ini juga dapat berisiko terjadinya penyakit kronis pada usia dewasa, yaitu kegemukan, penyakit jantung dan pembuluh darah, hipertensi, stroke dan diabetes.

Upaya penanggulangan ini yaitu Pemantauan Pertumbuhan Balita setiap bulan di Posyandu, Pemeriksaan Kesehatan rutin Ibu Hamil, Pemberian Makanan Tambahan bagi Ibu Hamil dan Balita, Pemberian Tablet Tambah Darah bagi Remaja Putri di Sekolah.

Selain itu juga Upaya penanggulangan Stunting memerlukan keterlibatan Lintas Sektor baik dari organisasi perangkat daerah terkait maupun dari Tim Penggerak PKK di semua tingkatan.

Nampak pula, Ketua TP PKK Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan memberikan makanan tambahan bagi Ibu Hamil dan Bantuan bagi Kelompok Wanita Tani, serta meninjau SMK Kesehatan di Boroko.(sco)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional