Caleg Diingatkan Tidak Libatkan ASN dalam Proses Kampanye, Malumbot : Bisa Diproses Pidana

  • Whatsapp

indoBRITA,Sitaro – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Sitaro Fidel Malumbot mengingatkan partai politik dan calon anggota legislatif (caleg) untuk tidak melibatkan ASN dalam kegiatan kampanye mereka

Dimana hal tersebut sudah sangat jelas diatur dalam peraturan perundangan yakni UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yaitu pada Pasal 280 ayat 2 terkait larangan melibatkan sejumlah pihak, di antaranya aparatur sipil negara.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  MDB-HJP Pasangan Pertama yang Dapat Tiket Partai di Pilwako Manado 2020

“Kami harus mengingatkan hal ini sebagai kewajiban kami dalam melakukan pencegahan terjadinya tindak pidana Pemilu. Jika sudah diingatkan tapi masih saja dilakukan, maka konsekuensinya akan diproses hukum dengan ancaman pidana penjara,” tandas Malumbot.

Ia mencontohkan ada caleg DPRD yang berinisiatif merancang kampanye melalui video singkat dengan melibatkan ASN sebagai pemeran dalam video salah satu caleg petahana. Dan pada video tersebut mereka menyampaikan testimoni keberhasilan si caleg padahal status mereka adalah ASN.

Mengetahui hal itu, kata Malumbot, pihaknya langsung memperingatkan jangan sampai video itu disebar atau dibagikan kepada orang lain. Karena kalau sudah direbarluaskan ke khalayak termasuk melalui media online, maka akan diproses sebagai temuan pelanggaran.

Baca juga:  Wow!!! Bupati Talaud Diduga Ditangkap KPK

Terhadap tindakan pelanggaran seperti itu, Bawaslu akan mengkaji kejadian dari awal apakah keikutsertaan ASN itu atas inisiatif si caleg mengajak para caleg ataukah keinginan sendiri si ASN atau mungkin saja kesepakatan mereka.

“Apabila pelibatan oleh pelaksana atau tim kampanye, maka pelaksana yang mungkin saja caleg itu sendiri akan diproses pidana pemilu, atau kalau keinginan si ASN itu, maka yang bersngkutan akan diproses pelanggaran kode etik Pegawai negeri sipil,” katanya .(lie*)

Pos terkait