PT Waskita Beton Precast Manado Diduga Gunakan Cap Toko Palsu Untuk Dokumen Proyek Jalan Tol

  • Whatsapp
NAMPAK salah satu oknum pekerja yang terciduk saat membuat cap palsu toko.(foto: ist)

IndoBRITA, Minut—Untuk mempercepat selesainya jalan tol Manado-Minut-Bitung, tentu berbagai langkah dilakukan guna mengejar target yang sudah ditetapkan oleh pihak pengembang. Entah itu sesuai atau tidak dengan aturan main proyek, yang penting istilah “Asal Bapak Senang” sudah tercapai.

Akan tetapi, tentu itu bakal menjadi kerugian tersendiri bagi masyarakat Sulut, khususnya tiga daerah yang dilalui pembangunan jalan tol yang menggunakan anggaran triliunan rupiah ini jika mengetahui, proyek mega yang dibangun ternyata asal-asal, karena menjadi tempat para oknum tak bertanggung jawab mengisi penuh kantong mereka.

Bacaan Lainnya

Dari informasi yang berhasil dirangkum, ada oknum pekerja tak bertanggung jawab dari PT Waskita Karya Manado, kedapatan membuat stempel atau cap toko/supplier yang diduga untuk memalsukan setiap dokumen pembelian kebutuhan proyek tersebut dan tentu ini menjadi misteri yang patut dipertanyakan.

Baca juga:  Dinas PUPR Sulut Bergerak Cepat Tanggulangi Jembatan Ambruk di Minahasa

Agus selaku pimpinan PT Waskita Karya Manado saat dikonfirmasi belum lama ini sangat kaget. Bahkan Agus secara gamblang mengatakan baru mengetahui informasi itu. “Kaget juga saya. Padahal untuk bahan sendiri kami datangkan langsung dari Jawa sana,” tutur Agus melalui telepon seluler 0812378XXXX dan mengaku masih berada di Jakarta.

Tak berselang lama, Sri Indah yang mengaku dari bagian SDM PT Waskita Karya menghubungi untuk melakukan klarifikasi hal tersebut melalui nomor telepon seluler 0812359XXXXX. “Itu karyawan dari PT Waskita Beton Precast yang secara struktur merupakan anak perusahaan PT Waskita Karya,” jelas Indah sembari meminta menghubungi Duta, bagian Logistik yang menangani urusan material di Waskita Beton Precast.

Baca juga:  Empat TPS Bahu PSU, Sondakh dan Towoliu raup banyak suara

Ditemui langsung di kantor PT Waskita Beton Precast Manado yang berlokasi di Airmadidi Bawah, Duta mengakui bahwa seragam oknum tersebut merupakan karyawan perusahannya, namun terkesan menyembunyikan dan mengelak bahwa yang bersangkutan merupakan bawahannya.

“Oknum ini memang merupakan karyawan Waskita Precast, namun berasal dari kantor cabang perusahaan Surabaya yang ditugaskan membantu pekerjaan disini. Saya tidak bisa berkomentar masalah ini karena mereka dari kantor Cabang Surabaya,” beber Duta sambil meminta menghubungi Irsan sebagai ketua kelompok oknum tersebut.

Saat dihubungi via telepon seluler 0823321XXXXX, Irsan enggan berkomentar. “Maaf, saya lagi sibuk mengawasi pekerjaan yang tidak bisa ditinggal,” sapanya dari jauh.(rus)

Pos terkait