BNN Kota Manado Rehabilitasi 539 Orang

  • Whatsapp

Sopacoly : Maksimalkan Kolaborasi Lembaga dan Instansi dalam Rangka P4GN

IndoBRITA, Manado–Mengantisipasi ancaman narkoba tidak hanya dengan memberantas para bandar dan pengedar narkobanya saja, namun perlu juga memberikan edukasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap permasalahan narkoba.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan hasil data rehabilitasi BNN Kota Manado bahwa dalam kurun waktu 4 Tahun antara tahun 2015 sampi 2018 (November) telah melaksanakan rehabilitasi di BNN Kota Manado sebanyak 539 Orang, belum ditambah jumlah penyalahguna/pecandu narkoba yang direhabilitasi oleh lembaga rehabilitasi lainnya.

Kepala BNN Kota Manado AKBP Eliasar Sopacoly menjelaskan ingat efek bola salju dimana permasalahan bola salju seperti guliran bola salju dari ketinggian (bukit) yang mulanya cuma kecil saja. Namun seiring bergulir, akan membesar, membesar dan terus membesar. Ini karena salju-salju lainnya akan menempel pada bola salju tersebut. Sehingga pada akhirnya bola salju menjadi ukuran yang besar sekali.

“Kurun waktu 4 tahun antara tahun 2015 sampi 2018 (November) telah melaksanakan rehabilitasi sebanyak 539 orang. Apabila jumlah tersebut semakin bertambah maka generasi manado sulawesi utara akan terancam, karena fenomena penyalahgunaan narkoba seperti efek bola salju yang semakin lama semakin banyak (membesar). Hal tersebut disebabkan para pecandu narkoba bisa mempengaruhi orang lain, terutama yang dikenalnya yang kemungkinan bisa saudara atau temannya untuk menyalahgunakan narkoba dengan ragam tawaran,” kata Sopacoly.

Baca juga:  “Pantat” Kontainer Menunggu Korban, Warga Minta Aparat Segera Singkirkan

Menurut Sopacoly, awalnya diberikan gratis dengan dalih dapat mengatasi masalah yang sedang dihadapi, apabila terus berlanjut maka akan mengalami kecanduan dan mulai membeli barang haram tersebut. Sehingga jumlah penyalahguna/pecandu akan semakin banyak, oleh karena perlu daya dan upaya dalam mengantipasi hal tersebut.
Oleh karena itu BNN Kota Manado selalu mengajak stakeholder, instansi lainnya untuk bersama-sama berkolaborasi mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kota Manado.

“Narkoba jenis baru seperti pembalut wanita. Ini ramai pembicaraan mengenai penyalahgunaan bahan/zat adiktif yang berasal dari air rebusan pembalut wanita di sejumlah daerah. Ini memerlukan kewaspadaan kita bersama terutama para orangtua yang memiliki anak-anak remaja, karena sebagian besar penyalahgunan bahan/zat adiktif air rebusan pembalut wanita adalah anak-anak dan remaja. Dampak dari penyalahgunaan air rebusan pembalut sama
dampaknya dengan menyalahgunakan narkoba lainnya yaitu halusinasi, ‘nge-fly’, dan merusak sistem pernapasan dan sistem saraf karena zat kimia contohnya uap klorin masuk kedalam tubuh,” ucap Sopacoly.

Baca juga:  Respons Cepat Informasi di Medsos, Polres Minsel Amankan Tersangka Curanmor

“Untuk di kota manado sendiri sampai saat ini tidak ditemukan penyalahguna air rebusan pembalut wanita. Dengan begitu ini membuktikan bahwa masih adanya masyarakat terutama remaja dan pemuda yang masih menganggap bahwa Narkoba sebagai jalan keluar dari permasalahan hidup yang dihadapi. Selain bahan/zat adiktif air rebusan pembalut wanita,ada juga lem ehabon, penyalahgunaan obat batuk (Komix) serta obat-obatan daftar G yaitu Trihexyphenidyl (Pil biasanya berwana kuning yang sejatinya harus dikonsumsi untu pasien Parkinson namun
disalahgunakan sebagai narkoba) selain itu sering disebut boti,” sambung Sopacoly.

Ia menambahkan P4GN membutuhkan peran serta semua pihak, baik Instansi Pemerintah, Instansi Swasta, Instansi Pendidikan maupun Komponen Masyarakat. BNN Kota Manado akan rutin dan masif melaksanakan kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui kegiatan sosialisasi dampak dan bahaya narkoba di lingkungan masyarakat, lingkungan pendidikan, lingkungan swasta dan keluarga serta komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) melalui Media Cetak, Media Elektronik, dan Media Online dalam upaya mengingatkan dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap permasalahan narkoba.

“Untuk itu kepada masyarakat yang ingin berkonsultasi masalah penyalahgunaan narkoba atau melaporkan adanya penyalahgunaan narkoba silahkan menghubungi BNN Kota Manado dengan menghubungi Call Center BNN Kota Manado 0431-841481, 081340051111,” jelas Sopacoly.(hng)

Pos terkait