Menu

Gubernur Apresiasi Pelaksanaan ASEAN-China Workshop on Safety of Navigation and Communication

  Dibaca : 155 kali
Gubernur Apresiasi Pelaksanaan ASEAN-China Workshop on Safety of Navigation and Communication

indoBRITA, Manado – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rudi Mokoginta menghadiri pembukaan ASEAN-China Workshop on Safety of Navigation and Communication In The South Cina Sea yang digelar di Manado, Jumat (30/11/2018) pagi.

Pada kesempatan itu, Mokoginta membacakan sambutan gubernur. Di awal sambutan gubernur mengapresiasi pihak penyelenggara yang menjadikam Sulawesi Utara (Sulut) sebagai lokasi penyelenggaraan ASEAN-China Workshop on Safety of Navigation and Communication. Olly optimis agenda ini mampu mensolusikan berbagai permasalahan teknis terkait keselamatan navigasi dan komunikasi di Laut China Selatan.

“Tentunya menjadi suatu kebanggaan dan sukacita tersendiri, manakala daerah yang kami cintai ini dijadikan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan ASEAN – China Workshop on Safety of Navigation and Communication in the South China Sea,” kata Mokoginta.

Baca juga:  MEP Pimpin PG Minsel, HJK: Semoga PG Minsel Lebih Baik

Mokoginta menuturkan, Sulut merupakan salah satu provinsi kepulauan di Indonesia, yang terletak di ujung utara Pulau Sulawesi, dengan ibukota terletak di Kota Manado. Secara geografis, Provinsi ini berada di kawasan perbatasan Indonesia-Filipina. Dengan luas wilayah mencapai 15.376,99 Km2, dan memiliki 287 pulau, dimana 59 pulau berpenghuni, dan 228 pulau belum berpenghuni, serta 12 pulau terdepan, dan 2 pulau diantaranya langsung berbatasan dengan Filipina, yaitu pulau Miangas dan pulau Marore.

“Posisi geografis Sulawesi Utara juga sangat strategis karena terletak di bibir pasifik yang merupakan jalur perdagangan dunia dan pusat distribusi barang dan jasa sehingga sangat prospektif untuk perdagangan regional maupun internasional,” ujar Mokoginta.

Baca juga:  Belum Lama Terima Bonus, Sulut United Gagal Raih Poin Penuh

Lebih lanjut, ia menerangkan pentingnya agenda tersebut juga memiliki konteks dalam pembangunan bangsa dan negara khususnya Sulut.

“Bagi Sulawesi Utara sendiri, kegiatan ini tentunya sangatlah berarti, terlebih karena kami terus menempatkan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu sektor penggerak pembangunan, sebagaimana telah tercantum dalam poin pertama sapta cita pembangunan daerah 2016-2021, yakni mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memperkuat sektor kemaritiman,” ungkap Mokoginta.

Adapun ASEAN-China Workshop on Safety of Navigation and Communication turut dihadiri Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN, Kemenlu RI, Jose Tavares dan para peserta workshop.(sco)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Visitor Counter

Pengunjung IndoBrita.co

Today : 1289 Orang

Total Minggu ini : 56873 Orang

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional