Sabuk Kelapa Bernilai Ekonomi Tinggi, Bupati CEP MoU Dengan PT Rekadaya Multi Adiprima

  • Whatsapp
Sabuk Kelapa Bernilai Ekonomi Tinggi, Bupati CEP MoU Dengan PT Rekadaya Multi Adiprima
Bupati Tetty Paruntu usai MoU dengan PT Rekadaya Multi Adiprima foto bersama. (ist)

indoBRITA, Amurang – Bertempat di Sutanraja Hotel Amurang, Senin (10/12/2018) kemarin, Bupati Minahasa Selatan DR Christiany Eugenia Paruntu, SE menghadiri pertemuan dengan PT Rekadaya Multi Adiprima. Kehadiran bupati CEP juga dalam rangka menindaklanjuti penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum og Understanding (MoU).

‘’Ya, ibu bupati Tetty, Senin kemarin menggelar pertemuan dengan PT Rekadaya Multi Adiprima. Pertemuan diatas juga dalam rangka MoU dengan investor tersebut. Kerjasama Pemkab Minsel dengan perusahaan yang bergerak di bidang Pengolahan Serabut Kelapa. Diakuinya, memang akhir-akhir ini petani kopra di Minsel mengalami banyak masalah. Oleh sebab itu, bupati berharap melalui kerjasama diatas akan ikut membantu petani kelapa agar supaya sabut kelapa juga bisa menjadi uang,’’ujar Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Minsel Henri Palit, SH melalui staf Everly Octavianus.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Harapan Warga, Pejabat Baru atau Lama Jangan Sombong

Menurut bupati lagi, bahwa kedepan setelah MoU aka nada tindaklanjuti untuk penyediaan lahan guna pembangunan pabrik pengolahan sabuk kelapa tersebut. ‘’Itu pasti, dan pihaknya sementara mencari lokasi guna pembangunan pabrik tersebut. Ini juga dalam rangka membantu petani kopra yang hingga kini masih terpuruk,’’tambahnya.

Bupati Minahasa Selatan DR. Christiany Eugenia Paruntu,SE dalam acara penguatan Klaster Inovasi kelapa nasional Sulut dengan pendirian Industri sabut kelapa unggul. Ini juga merupakan kemitraan petani, industri UMKM, Akademisi dan Pemerintah di Minahasa Selatan.

Penandatanganan MoU diatas, hadir juga Kepala Perangkat Daerah (PD), Camat se-Minsel serta Direktur Utama  PT Rekadaya Multi Adiprima, Farri Aditya yang juga mempresentasikan profil perusahaannya.

Baca juga:  Terverifikasi KPUD, DPC Gerindra Bitung Optimis Raih Hasil Maksimal di Pileg

‘’Dimana, perusahaan yang dipimpinya bergerak di bidang pengolahan limbah-limbah industry, untuk dijadikan suatu produk yang bernilai ekonomi tinggi. Antaranya, soal sabuk kelapa tersebut. Nah, sabuk kelapa bisa dioalah dan diproduksi menjadi jok mobil, spring bed dan berbagai produk lainnya. Nah, di Minsel soal bahan baku banyak, oleh sebab itu harapannya petani akan membantu dan menjual sabuk kelapa tersebut,’’kata Aditya. (ape)

Pos terkait