Diduga Tak Becus Tangani Kasus Tanah, Penyidik Polda Sulut Dilapor ke Propam Mabes Polri

  • Whatsapp

IndoBRITA, Manado – Setelah gerah dengan tingkah penyidik Polda Sulut yang diduga masuk angin. dr. Sintje Mokoginta Mokoginta yang adalah korban penyerobotan tanah di Kotamobagu, akhirnya mendatangi Propam Mabes Polri, Kamis (13/12/2018).

Kedatangannya untuk melaporkan dugaan tidak profesionalnya penyidik Polda Sulut dalam menangani kasus penyerobotan tanah yang menimpa dirinya.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  25 Siswa SPN Polda Sulut Laksanakan Latja di Polres Minsel

“Kasus kami ini sudah sangat lama dilaporkan ke Polda Sulut, tapi sampai sekarang tak ada titik terang dalam kasus ini,” ujar Sintje.

Ia menambahkan dalam kasus penyerobotan tanah tersebut, ada beberapa tahapan penyilidikan yang dianggap inprosedural.

“Terlapor tidak pernah di BAP, tapi sudah keluar SP2HP yang ada kata pemberhentian penyidikan. Inikam aneh,” beber dia.

Penyidik diduga semakin bermasalah karena ada rekomendasi dari Propam Polda Sulut dengan disposisi Wakapolda untuk membuka kembali kasus ini.

“Padahal pak Wakapolda Brigjen Pol J. Asadomah sudah memerintahkan kasus ini dibuka kembali dan diselesaikan, tapi penyidik sepertinya tutup telinga,” aku dia.

Baca juga:  Polres Minsel Amankan 2 Paket Sabu dari Seorang Pelaku

Since juga berharap agar kasus ini bisa diselesaikan dengan profesional dan sesuai dasar laporan penyerobotan tanah.

“Jangan karena terlapornya orang penting jadi kasus kami dicueki. Karena semua orang sama di mata hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Direskrimum Polda Sulut Kombes Pol Harry Sarwono ketika dikonfirmasi menanggapi santai laporan ini.

“Itu kan hak siapa saja mau lapor ke Mabes. Intinya kami tetap proses kasusnya, tapi memang ada beberapa tahapan yang harus dipenuhi jadi tunggu saja,” tandasnya. (hng)

Pos terkait