Pantau Peredaran Elpiji Melon, Pemkot Bitung Bentuk Tim Pengawasan

  • Whatsapp
Kabag Perekonomian : Christian Sondakh.(foto : Ist)

indoBRITA, Bitung- Pemkot Bitung membentuk Tim Pengawasan guna memantau peredaran gas Elpiji tabung 3 Kilogram atau kerap disebut Elpiji Melon.

Kabag Perekonomian Setdakot Bitung Christian Sondakh yang dikonfirmasi, Selasa (18/12/18) menjelaskan, tim ini terdiri dari Dinas Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Satpol PP dan Bagian Perekonomian Setdakot.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Sutrisno : Merdeka Adalah Berjuang Untuk Melawan Kemiskinan

“Tim ini turun ke lapangan mengecek Log Book dari masing-masing pangkalan yang menjual Tabung elpiji ini termasuk stoknya,” ujar Sondakh.

Lebih jauh, lelaki ramah ini mengatakan, untuk penambahan kuota Elpiji di masing-masing pangkalan sendiri, belum ada karena memang permintaan masih normal.

“Dari Empat agen yang kita temui, kuota mereka masih normal dan memang tidak ada penambahan,” bebernya.

Khusus untuk pulau Lembeh sendiri, dirinya menjelaskan, memang masih mencukupi dan pihaknya juga sudah mengimbau agar dua camat yang ada di Lembeh untuk terus memberikan informasi jika ada warga yang ingin mendirikan pangkalan elpiji yang baru.

Baca juga:  Kabar Baik, Ruang Karantina Di RSUD Mitra Sehat Mulai Berkurang

Tak cuma itu, Tim Pengawasan Pemkot Bitung ini mensosialisasikan agar ASN tidak lagi memakai tabung melon namun menggunakan tabung 5,5 Kilogram atau 12 Kilogram.

“Elpiji 3 Kilogram itu hanya untuk rumah tangga miskin, usaha mikro kecil dan kapal nelayan,” tutupnya.(yet)

Pos terkait