Menu

Maling Rumah Ini Menangis Saat Kakinya Ditembak Polisi

  Dibaca : 855 kali
Maling Rumah Ini Menangis Saat Kakinya Ditembak Polisi
tersangka kasus pencurian di dua rumah yang berhasil dilumpuhkan tim Resmob dan tim Tarsius Polres Bitung.(foto : Ist)

indoBRITA, Bitung-Tim Reserse Mobile (Resmob) dan Tim Tarsius Polres Bitung berhasil membekuk maling spesialis rumah teridentifikasi berinisial RP alias Petu (25) warga Kelurahan Manembo-nembo Tengah Kecamatan Matuari saat santai berbelanja di salah satu minimarket di kompleks Terminal Tangkoko, Sabtu (22/12/18).

Kapolres Bitung AKBP Stefanus Tamuntuan melalui Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Edi Kusniadi yang dikonfirmasi menjelaskan penangkapan tersangka ini berdasarkan dua Laporan Polisi masing-masing Laporan Polisi : Nomor/796/XI/2018/sulut/Res Btg, Tanggal 03 November 2018 dan Laporan Polisi:Nomor/835/XI/2018/sulut/Res Btg, Tanggal 14 November 2018.

Kronologis kejadian pencurian tersebut, menurut mantan Kasat Reskrim Polres Minahasa ini, pada Kamis (1/11/18) bulan yang lalu, sekira pukul 19.00 malam tersangka Petu masuk ke dalam rumah milik Herman Kulas dengan cara mencongkel jendela rumah dengan menggunakan sebuah obeng kemudian masuk kedalam rumah dan mengambil barang barang seperti  1 buah Laptop  merek axioo warna hitam,  1 buah Laptop merek Apple warna silver, 1 buah ponsel Tab merek samsung warna putih dan 1 buah hardrayer.

Baca juga:  Ranperda Riparkot Dianggap Belum Penting

Sementara pada hari Rabu (14/11/18) sekira pukul 00.30 subuh, di Kelurahan Manembo nembo Tengah tersangka masuk ke warung dan rumah Suardi melalui pintu rumah dari korban yang pada saat itu sedang terbuka kemudian pelaku mengambil barang berupa  1 buah Camera Canon warna hitam, 1 buah ponsel merek Nokia warna hitam dan menggasak  12 bungkus rokok dari berbagai merek.

Setelah ditangkap, menurut Kasat Reskrim, Pelaku ternyata sudah beberapa kali diproses dalam kasus yang sama dan pelaku merupakan resedivis dari kasus pencurian.

“Pelaku baru saja keluar atau bebas dari lembaga pemasyarakatan setelah menjalani hukuman dengan kasus pencurian tahun 2017 yang lalu.

Baca juga:  Depresi karena Istri Minggat, Sopir Angkot Ini Nekat Bunuh Diri

Lebih jauh, menurut dia, pelaku menangis saat Gabungan Tim Resmob dan Tim Tarsius terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur berupa menembak kaki dari pelaku karena pelaku berusaha melarikan diri pada saat menunjukkan barang bukti atau barang hasil dari kejahatan yang pelaku curi.

Pelaku sendiri dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan Pemberatan.(yet)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional