Respon Cepat, Tim Buser Polres Minahasa Ringkus Pelaku Pembunuhan di Watulaney

  • Whatsapp
Ketiga TSK Pembunuhan Yang Diringkus Tim Buser Polres Minahasa.(Foto: Ist)

indoBRITA, Minahasa- Kasus pembunuhan dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) yang dilakukan oleh 3 orang pemuda di Desa Watulaney Kecamatan Lembean Timur akhirnya diringkus unit Resmob (Buser) Polres Minahasa dengan waktu tak kurang dari 12 jam setelah dilakukan pengejaran yang dipimpin langsung oleh kanit Aiptu Ronny Wentuk pada hari kamis (3/1/2019).

Adapun identitas Tersangka berinisial AK, 22 tahun, Alamat Desa Watulaney kompleks amian (Pelaku utama yang melakukan penusukan dengan Pisau Standlistil). Kedua lelaki berinisial CK umur 25 tahun, Alamat Desa Watulaney kompleks amian (Melakukan penganiayaan dengan tangan terkepal) dan yang ketiga lelaki berinisial LK umur 17 tahun, Alamat Desa Watulaney kompleks amian (Melakukan penganiayaan dengan menggunakan kaki dengan cara menendang).

Kronologis kejadian pada hari kamis (3/1/2019) sekitar pukul 04.00 Wita di Desa Watulaney amian Kecamatan Lembean Timur telah ditemukan seseorang didepan pintu Keluarga Gerungan- Watulingas dalam keadaan meregang nyawa (Meninggal dunia), korban laki laki tersebut bernama Randi Gerungan (RG), 31 tahun, Alamat Desa Watulaney amian Kecamatan Lembean Timur.

Saat ditemukan tubuh korban dibagian perut sebelah kanan terdapat luka robek. Kejadian berawal pada hari kamis subuh tanggal (3/1/2019) dimana korban menghadiri acara tutup tahun yg diadakan di lapangan Desa Watulaney amian, Dalam acara tersebut terjadi keributan sehingga korban dipukul sampai jatuh oleh lelaki bernama Cundo Kiroyan kemudian diikuti oleh lelaki andrei kiroan yang terus melakukan penganiayaan, korbanpun langsung berdiri dan lari kemudian dikejar oleh lelaki (CK) dan (AK) menuju WatulaneyTimu.

Baca juga:  Hendak Menyeberang Jalan, Personel Satlantas Bantu Pria Paruh Baya

Korban mendekati pelaku (CK) dengan membawa botol yang langsung didorong oleh CK dan memukul korban sehingga korban terjatuh. Dalam keadaan terbaring pelaku CK kembali memukul korban sebanyak 3 kali yang kemudian pelaku Ak dan LK datang memukul serta menendang korban sehingga korban berusaha berdiri sambil mencabut pisau namun langsung direbut pelaku AK dan langsung menikamkan pisau yang direbut dari korban dan mengena dibagian perut sebelah kanan korban.

Berdasakan laporan Polisi nomor LP /09/ I / 2019 / Sulut / Polres Minahasa tanggal 3 januari tahun 2019, Unit Resmob (Buser) yang dipimpin langsung oleh Kanit Buser Aiptu Ronny Wentuk langsung turun ke TKP dan melakukan giat penyelidikan guna menentukan tersangka. Setelah tiba di Tkp tepatnya di Desa Watulaney unit Resmob segera mengumpulkan keterangan serta saksi yang ada. Setelah mendapatkan keterangan serta mengantongi identitas jelas pelaku pembunuhan, Unit buser segera melakukan pengejaran dan penyergapan terhadap 3 orang pelaku sehingga pelaku bernama Lino Kossoh ditangkap di rumah kediamannya di Desa Watulaney dan selanjutnya pelaku bernama Andre Kiroyan dan lelaki Jundo Kiroyan di tangkap di rumah orang tua perempuan mereka di Desa Tandengan Kecamatan Eris tepatnya dilorong pasar.

Baca juga:  Tolak Tudingan “Kelompok Hoax” Mengatasnamakan Umat Muslim

Ketiga tersangka diamankan tanpa adanya perlawanan dan selanjutnya langsung di giring ke Mako Resort Minahasa bersama barang bukti sebilah pisau standlistill dalam keadaan patah.

Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK, Melalui Kasubag Humas AKP Hilman Rohendi Membenarkan kejadian tersebut dan saat ini ketiga tersangka sudah diamankan dan akan dilakukan proses hukum sesuai dengan peran masing – masing dan terancam dijerat dengan pasal 338 sub 170 ayat 2 ke-3 lebih sub pasal 351 ayat 3 junto 55 KUHPidana” pungkas Hilman”.(Har)

Pos terkait