Untuk Petani Minsel, Bupati Tetty Resmikan Klinik Pertanian

  • Whatsapp
Untuk Petani Minsel, Bupati Tetty Resmikan Klinik Pertanian
Bupati CEP usai apel perdana menghadiri acara Dinas Pertanian Minsel soal peresmian Klinik Pertanian khusus untuk petani. (ist)

indoBRITA, Amurang – Kabar gembira buat petani Minahasa Selatan (Minsel). Pasalnya, terobosan baru oleh Plt Kepala Dinas Pertanian Franki Pasla, SE untuk membangun Klinik Pertanian. Dan, Kamis (3/1/2019) usai apel perdana, bupati Dr Christiany Eugenia Paruntu, SE meresmikan Klinik Pertanian tersebut.

Dalam sambutan yang disampaikan orang nomor satu di Pemkab Minsel yaitu, kehadiran Klinik Pertanian adalah langkah dan terobosan guna medernisasi pertanian.

Bacaan Lainnya

‘’Dengan hadirnya Klinik Pertanian akan member kemudahan bagi petani di Minsel. Juga, system aplikasi yang dapat diterapkan saat bercocok tanam. Olehnya, melalui Klinik Pertanian diatas akan menunjang petani dalam meningkatkan produksi terutama untuk kesejahteraan petani Minsel secara umum,’’ujar bupati tercantik di Indonesia ini.

Baca juga:  Polres Bitung Goes To School Dorong Kreativitas Siswa

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian Minsel Franki Pasla, SE menilai apapun yang disampaikan ibu bupati CEP akan memberikan banyak manfaat bagi petani Minsel secara khusus.

‘’Sekali lagi, Klinik Pertanian akan membantu kesejahteraan petani Minsel. Ini juga merupakan langkah modernisasi pertanian, dengan adanya Klinik Pertanian dan system aplikasi dapat menerapkan saat bercocok tanam. Namun demikian, petani di Minsel harus rajin melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Kalau tidak, maka dipastikan Klinik Pertanian tak akan berjalan apabila antara petani tidak ada koordinasi dengan instansi terkait,’’tegas Pasla.

Baca juga:  Meriahkan HUT Proklamasi, Korpolair Baharkam Juga Gelar Sejumlah Lomba Bagi Nelayan

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Minsel Drs Efer Poluakan meminta apapun rencana diatas, semua Hukum Tua dan Perangkat Desa wajib menjalankannya. ‘’Ada 167 desa di Minsel, olehnya hukum tua Minsel harus rajin melakukan koordinasi soal klinik pertanian. Jangan sudah sibuk dengan ADD dan DD, kemudian soal pertanian tak lagi dilakukan. Artinya, kedua program pemerintah pusat dan daerah harus sejalan,’’sebut Poluakan.  (ape)

Pos terkait