Ciptakan Situasi Kamtibmas Yang Kondusif, Polres Minahasa Lakukan Cipkon

  • Whatsapp
Jajaran Anggota Polres Minahasa Apel Bersama Persiapan Cipkon (Foto: Haris

indoBRITA, Minahasa- Polres Minahasa bersama Polsek jajaran terus berupaya untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, yaitu dengan melakukan kegiatan operasi cipta kondisi (Cipkon) pada malam minggu (12/1/2019) Pukul 20.00 Wita.

Sebelum pelaksanaan kegiatan Ops cipkon, diawali dengan apel yang dipimpin langsung Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK dengan arahan yang mana dalam pelaksanaan tugas pada malam ini sesuai dengan hasil Anev yang telah dilaksanakan sehingga pada malam ini Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) dengan tujuan dapat mengurangi kejadian laka lantas dan kejadian tindak pidana penganiayaan akibat miras, serta bentuk – bentuk kejahatan yang lain apabila terjaring dalam operasi malam ini.

Baca juga:  Kapolres Minahasa Serahkan Bantuan Hewan Kurban di Masjid Baitul Makmur Kampung Jawa

Pelaksanaan kegiatan cipkon ini dalam rangka mencegah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat dari berbagai tindak pidana dengan sasaran ops miras, sajam, senpi, narkoba dan cegah perkelahian antar kelompok serta razia kendaraan dengan sasaran kelengkapan kendaraan dan peredaran sepeda motor bodong/tanpa STNK.

Kegiatan Razia tersebut dilaksanakan secara serentak baik oleh pihak Polres Minahasa yang melibatkan Ton 1 siaga mako maupun oleh seluruh Polsek jajaran dengan pola waktu yang berbeda-beda sesuai jam-jam rawan yaitu antara pukul 20.00 Wita sampai dengan pukul 05.00 Wita pagi hari di wilayah hukum Polres Minahasa.

Baca juga:  Toga, Tomas, Parpol dan Forkopimda Sulut Buka Puasa Bersama di Polda

Dari hasil Ops terjaring 22 pelanggar dengan BB 15 unit R2 , SIM 5 , STNK 2, untuk hasil cipkon jajaran Polsek satu sajam jenis pisau badik diamankan polsek Langowan dan 4 orang dalam keadaan mabuk yang diamankan Sat Sabhara.

Kapolres Minahasa mengatakan bahwa “Dengan dilakukannya kegiatan operasi cipta kondisi tersebut diharapkan dapat menghambat serta mempersempit langkah para pelaku kejahatan terutama curanmor dan curas, serta dapat mencegah peredaran sepeda motor bodong atau sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan yang sah” pungkas Situmorang.(Har)

Pos terkait