Menu

Awali Debat Pilpres, Jerry Sambuaga Pertanyakan Visi dan Misi Prabowo-Sandi yang Berubah di Tengah Jalan

  Dibaca : 121 kali
Awali Debat Pilpres, Jerry Sambuaga Pertanyakan Visi dan Misi Prabowo-Sandi yang Berubah di Tengah Jalan
Jerry Sambuaga (kiri) ddi Jak TV (foto: nji)

indoBRITA, ManadoTim Kampanye Nasional  (TKN Jokowi Ma’ruf Amin Jerry Sambuaga (JS) mempertanyakan  visi dan misi pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor 02 Prabowo Subianto-Sanidaga Uno yang berubah di tengah jalan. Tampil dalam debat tim sukses di Jak TV, Kamis (17/1/2019), Wakil Sekjen DPP Golkar ini menyebut  perubahan visi dan misi yang sudah disodorkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) menandakan  Prabowo-Sandi kurang siap memimpin Indonesia.

“Ibarat ujian, kita tak bisa memperbaiki jawaban yang sudah diberikan kepada penguji. Saya membaca ini sebagai ketidaksiapan Prabowo-Sandiaga,” kata anggota DPR RI asal Sulut ini.

Baca juga:  Indeks Kota Cerdas, Manado Terbaik Pertama 2018

Jerry hadir di Jak TV bersama pengamat hukum Teuku Nazrullah dan Pipin Sopiyan dari Partai Kesejahteraan  Sosial (PKS) sebagai perwakilan BPN Prabowo-Sandiaga. Debat antara Jerry dan Pipin belangsung dinamis.

“Beda dengan pasangan Jokowi-Ma’ruf yang punya visi dan misi jelas. Pasangan ini mau menegakkan tanpa pandang bulu,” kata pendiri The Zoom Strategis Jakarta ini.

Menurut dia, Jokowi tak punya beban masa lalu. “Karena tak punya beban masa lalu, pemerintah Jokowi mampu menghadirkan good government. Ia memberikan keteladanan melalui pelayanan publik yang baik,” Jerry memaparkan.

Baca juga:  Tepis Narasi yang Dibumbui Hoax dan Pesimisme, Jerry Sambuaga Tampil Memukau

Ketua Umum Pemuda Mahasiswa Minahasa Jakarta ini dengan tegas menyampaikan komitmen Jokowi dalam memberantas korupsi. “Pak Jokowi menolak pelemahan KPK. Semua yang korupsi disikat,” ucapnya.

Putra mantan Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Perumahan Rakyat Theo Sambuaga juga membantah adanya persekusi, kriminalisasi ulama dan  penegakan hukum yang kurang baik di era pemerintahan Jokowi seperti disampaikann Pipin. “Revisi UU ITE justru menunjukkan sikap pemerintah untuk memerangi hoax dan persekusi. Tak ada kriminalisasi ulama. Pak Jokowi sangat menghormati ulama. Memilih memilih Kia Ma’ruf Amin  sebagai Cawapres salah satu bentuk penghormatan,”  ungkapnya. (hng/adm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional