Sejumlah Pejabat Eselon II Pemprov Sulut Mulai Pandang Enteng

  • Whatsapp
Rapat Konsultasi Publik yang digelar di Bappeda Sulut, Kamis (24/1/2019).
indoBRITA, Manado – Rolling kabinet Olly Dondokambey dan Steven Kandouw akan digelar usai Pemilihan Umum (Pemilu) April 2019 mendatang, membuat sejumlah pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) mulai pandang enteng.
Ini terlihat dari kurangnya kehadiran Pejabat Tinggi Pratama dalam kegiatan yang digelar Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulawesi Utara, 23-24 Januari 2019.
Kegiatan yang dilaksanakan di Bappeda Sulut itu, terpantau hanya lima kepala perangkat daerah yang hadir. Untuk hari pertama hanya tiga perangkat daerah yang mengikuti kegiatan tersebut, sedangkan Kamis (24/1/2019) cuma dua kepala perangkat daerah, yakni Kepala Dinas Kebudayaan Fery Sangian dan Kepala Badan Perbatasan Djemmi Gagola.
Padahal, pertemuan konsultasi publik ini sangatlah strategis untuk membicarakan terkait Rancangan Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2020 Pemerintah Provinsi Sulut.
Minimnya pejabat eselon II Pemprov Sulut yang hadir membuat Kepala Bappeda Sulut Ricky Toemandoek sedikit kecewa.
“Saya heran saat pimpinan daerah tidak ada, perangkat daerah ikut tidak hadir pada forum ini,” sesal Toemandoek.
Ia pun akan melaporkan kealpaan pejabat eselon II kepada Sekretaris Provinsi Edwin Silangen.
Pada kesempatan tersebut, Toemandoek menjelaskan rencana akan dibuatnya LRT di Sulawesi Utara.
“Sebelumnya berpikir untuk mengadakan kereta api dalam kota, tetapi rumit sekali sehingga dipilihlah pembuatan LRT,” ungkapnya.
Selain itu ada rencana pembuatan seperti kota satelit di seputaran Mapanget. Di sana nantinya akan dibangun sejumlah gedung seperti kantor walikota bahkan bank Sulut Go. Pada rapat konsultasi tersebut juga disampaikan pemerintah provinsi Sulawesi Utara tengah memperjuangkan pencanangan provinsi layak anak.
“Semua kebutuhan dan perlindungan anak akan lebih terjamin dengan pencanangan Provinsi layak anak nantinya,” pungkas pejabat senior yang merupakan jebolan Lemhanas RI ini.(sco)
Baca juga:  Gubernur Olly Komitmen Bantu Kelompok Tani Hutan di Sulut

Pos terkait