Ungkap Kasus Pembunuhan di Jalan Raya Tondano, Ini Keterangan Kapolres Situmorang Dalam Jumpa Pers:

  • Whatsapp
Kapolres Minahasa AKBP Deny Situmorang SIK, Dalam Jumpa Pers Terkait Kasus Pembunuhan.( Foto: Ist)

indoBRITA, Minahasa- Kasus pembunuhan kembali terjadi akibat mengkonsumsi minuman keras alias miras yang terjadi di jalan raya Tondano yang membuat nyawa seorang lelaki dihabisi oleh temannya sendiri.

Kurang Dari 24 Jam Satuan Reskrim Polres Minahasa akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan dan meringkus pelakunya (Tsk) pada kasus pembunuhan yang terjadi pada Minggu (27/1/2019) pukul 00.10 Wita dengan lokasi TKP di jalan Raya Tondano menuju Kelurahan Papakelan Tondano Timur.

Pada hari Minggu (27/1/2019) sekitar pukul 00.10 wita, SPKT Polres Minahasa menerima Laporan dari masyarakat bahwa di jalan raya menuju Kelurahan Papakelan ada seseorang lelaki yang tidak memilik identitas yang tergeletak berlumuran darah, setelah menerima Laporan tersebut SPKT dan Anggota Reskrim serta Unit Identitfikasi menuju ke TKP dan melakukan olah TKP.

Dari hasil olah TKP oleh Satuan Reskrim diketahui lelaki tersebut sudah meninggal dunia, diketahui pula lelaki tersebut bernama RP alias Refan yang beralamat Kelurahan Airmadidi Atas Minahasa Utara yang bekerja di salah satu tokoh bahan bangunan yang ada di Kelurahan Wewelen Tondano.

Kapolres Minahasa AKBP Denny I. Situmorang, S.ik langsung memerintahkan Penyidik Satuan Reskrim melanjutkan penyelidikan berdasarkan hasil dari olah TKP dan akhirnya berhasil mengungkap rangkaian peristiwa penemuan mayat tersebut. RP alias Refan ternyata adalah korban Pembunuhan dari BK alias Ber warga Kelurahan Papakelan Kecamatan Tondano Timur yang notabebe adalah temannya sendiri.

Baca juga:  Awal Tahun, Pemkot Bitung Gelar Pelantikan 346 Pejabat Struktural

Kapolres Minahasa AKBP Deny Situmorang SIK, yang didampingi Kasat Rekrim AKP Frangky Ruru dalam jumpa pers pada hari Senin (28/1/2019) yang bertempat di ruang Maesa Polres Minahasa menjelaskan kronologis kejadian “Pada hari Sabtu (26/1/2019) sekitar pukul 20.00 Wita, setelah menerima upah dari tempat bekerja di toko bahan bangunan yang ada di Kelurahan Wewelen, RP keluar bersama – sama dengan BK dan salah satu teman kerja mereka lelaki Rian minum minuman keras di tempat kost milik lelaki Rian

“Karena minuman sudah habis, korban dan pelaku naik ojek pergi ke rumah pelaku. Sampai di rumah pelaku, korban dan pelaku masih mencari minuman keras jadi mereka berdua pergi ke warung milik Maksi Rumbay membeli minuman keras dan kembali meminumnya” jelas Kapolres.

Setelah minuman keras tersebut habis pelaku dan korban masih membeli minuman keras di rumah Sonny Katuuk lalu meminumnya ditempat itu.

Baca juga:  Jaga Sinergitas, Awam Coffee Morning Bersama Humas Polres Minahasa

Pelaku dan korban kemudian berpisah, pelaku pulang ke rumahnya sementara korban jalan kaki ke arah Tondano, namun pelaku yang sudah berada di rumah merasa tidak enak meninggalkan korban sendiri sehingga pelaku kembali mencari korban dan melihat korban masih berada di jalan” lanjut Kapolres

Saat pelaku bertemu korban, korban langsung mengeluarkan kata-kata makian terhadap pelaku sehingga membuat pelaku marah. Karena sudah dalam pengaruh minuman keras sehingga pelaku langsung memukul korban sampai korban terjatuh kemudian dilanjutkan dengan menggunakan sebatang kayu sehingga korban meninggal dunia.

“Perkara ini sementara ditangani oleh penyidik Unit 2 Satuan Reskrim dan perkara ini murni diakibatkan oleh karena meminum minuman keras berlebihan ” terang Kapolres

Kapolres Minahasa AKBP Denny I. Situmorang, S.ik menghimbau kepada masyarakat yang berada di wilayah hukum Polres Minahasa agar tidak mengkonsumsi minuman keras apalagi sampai berlebihan karena dapat merugikan diri sendiri bahkan karena mengkonsumsi minuman keras berlebihan, bisa menghilangkan nyawa teman sendiri seperti kasus yang terjadi saat ini.(Red)

Pos terkait