Menu

Bupati CEP Berterima Kasih Kepada Pejuang Minsel, Justru Pejuang Mengaku Tidak Diperhatikan?

  Dibaca : 189 kali
Bupati CEP Berterima Kasih Kepada Pejuang Minsel, Justru Pejuang Mengaku Tidak Diperhatikan?
Bupati Minsel Dr (HC) Christiany Eugenia Paruntu, SE saat menyampaikan sambutan di Sidang Paripurna Istimewa DPRD Minsel dalam rangka Hari jadi Minsel ke-16, Senin (28/1/2019) dan ikut menyampaikan berterima kasih kepada pejuang Minsel. (ist)

indoBRITA, Amurang – Ungkapan terima kasih Bupati Minahasa Selatan Dr (HC) Christiany Eugenia Paruntu, SE kepala para pejuang Minsel saat memberi sambutan di Sidang Paripurna Istimewa DPRD Minsel dalam rangka Hari Jadi Minsel ke-16 tahun 2019 ternyata belum semua menyentuh kepada para pejuang.

Hal diatas diakui sejumlah pejuang Minsel yang menyatakan tidak diperhatikan pemerintah. Bahkan, justru bukan pejuang asli seakan-akan menjadi pejuang kesiangan diperhatikan pemerintah.

‘’Ingat, masih banyak pejuang Minsel yang tidak diakomodir bahkan diundang. Tapi, apa pasal kami harus hadir dan hanya duduk mengikuti rapat paripurna sedangkan kami sebagai pejuang tidak diperhatikan oleh pemerintah. Sungguh dilematis, bukan pejuang mengaku-ngaku sebagai pejuang dan diperhatikan oleh pemerintah,’’kata salah satu pejuang yang minta namanya tak ditulis.

Baca juga:  Diskop-UMKM Sulut Buka Penerimaan Tenaga Pendamping

Katanya, anda kenal saya. Tapi, saya minta jangan ditulis namanya. ‘’Saya berjuang bersama-sama pejuang lainnya. Ikut menggelar sosialisasi kepada masyarakat. Bahkan, bukan hanya di Minsel semata-mata. Tapi, juga menggelar sosialisasi hingga di Minahasa Tenggara (Mitra) waktu itu. Tetapi, ternyata setelah Minsel menginjak usia ke-16 banyak kendala sebagai pejuang Minsel tidak diperhatikan,’’sebutnya.

Soal ucapan terima kasih Bupati Tetty Paruntu, masih diterima akal sehat. Sebab, jujur bupati tidak mengetahui semua siapa-siapa pejuang asli yang masuk keluar desa/kelurahan untuk mensosialisasikan Minsel harus jadi daerah otonomi dan pisah dari Minahasa.

‘’Sekali lagi, saya pribadi juga berterima kasih kepada ibu bupati yang ternyata peduli dengan pejuang. Namun, sejumlah pejabat yang ‘masuk’ di Minsel tak mengetahui akan hal diatas. Jujur, sering ditemui pejabat A, B malahan dikerjain pula oleh pejabat tersebut. Dapat diakui kalau kami pejuang Minsel banyak dipandang enteng oleh mereka. Namun, bersyukur kami tetap tegar walau tidak diperhatikan pemerintah pada umumnya,’’ungkapnya.

Baca juga:  Antisipasi Aksi Tawuran, Personel Sat Sabhara Lakukan Patroli di Sejumlah Sekolah Menengah

Menurutnya, kalau pejuang Kota Tomohon dan Minahasa Utara serta Minahasa Tenggara justru diperhatikan oleh pemerintah. ‘’Sayangnya, di Minsel hanya setiap sidang paripurna diundang untuk hadir. Lainnya tidak sama sekali. Apalagi, para pejuang tidak mendapat hak lainnya seperti hadiah atau lainnya,’’tukas pejuang yang wanti-wanti menyebut namanya sambil mengucap syukur perayaan Hari Jadi Minsel ke-16 berjalan dengan baik. (ape)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional