Meminimalisir Kemacetan, Minahasa-Manado bakal Gunakan LRT

  • Whatsapp
Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Utara Lynda Watania didampingi seluruh kepala bidang.
indoBRITA, Manado – Sektor transportasi seakan tidak memiliki peran dalam hal pariwisata daerah. Hal itu langsung dibantah Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Utara Lynda Watania.
“Memang perhubungan itu tak memiliki kaitan langsung dengan pariwisata, tapi secara tidak langsung sektor transportasi sangatlah berhubungan. Jika sektor transportasi lemah atau tidak optimal akan sangat berpengaruh ke kesehatan, pendidikan serta pariwisata yang sedang digenjot pak gubernur dan pak wagub,” tutur Watania, kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (30/1/2019).
Bahkan untuk menunjang pariwisata, Dinas Perhubungan Sulut di tahun 2019 diusulkan dapat alokasi anggaran sebesar Rp3,2 triliun.
“Usulan pengembangan transportasi udara, laut dan darat senilai Rp1,9 triliun menggunakan APBD, totalnya keseluruhannya untuk pengembangan sektor perhubungan Sulut mencapai Rl3,2 triliun. Itu hasil kolaborasi dari APBN dan APBD,” tuturnya.
Lebih jauh dikatakan Watania, khusus program prioritas nasional untuk sektor perhubungan pada tahun 2019 yang memiliki kaitannya dengan visi dan misi Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) antara lain program transportasi perkotaan berbasis rel Minahasa-Manado, menggunakan Light Rail Transit (LRT).
“Tahun lalu sudah dilakukan penyusunan trase dari Kalasey menuju pusat kota lalu ke Liwas sampai ke Bandara Samratulangi Manado. Tahun ini menyiapkan DED (Detail Engginering Design) dan Amdal,” jelas Watania didampingi seluruh kepala bidang Dishub Sulut.
Ia berharap konsep tersebut segera running. Sebab, akan mengurai kemacetan di Kota Manado.
“Kalau study ini sudah selesai tahun ini. Maka dengan waktu yang tidak terlalu lama proyek ini segera jalan,” ujarnya.
Sementara untuk sektor transportasi udara, Gubernur Olly memperjuangkan melengkapi Bandara Samratulangi Manado, baik saran dan prasaran serta rute penerbangan baru.
“Akan ada pengembangan Bandara untuk runway dari 2650 meter menjadi 2800 meter. Ada juga pengembangan terminal penumpang dan penambahan garbarata. Kalau berhasik dilobi pak gubernur ini akan membntu pariwisata,” tutur birokrat cantik ini.
Sedangkan dari perhubungan laut akan dilakukan pemolesan sejumlah dermaga yang ada di Sulut.
“Kebanyakan pembangunan dermaga merupakan proyek bersifat kelanjutan tahun lalu,” tukasnya.(sco)
Baca juga:  Bawa Bantuan Bencana Bolmong dan Bolmut, SK Ajak Masyarakat Cinta Lingkungan

Pos terkait