Teroris di Klabat Isapan Jempol Belaka, Aparat Kantongi Akun Penyebar Hoax

  • Whatsapp

IndoBRITA, Minut-Isu tentang adanya kelompok teroris di Desa Klabat Kecamatan Dimembe yang ramai diperbincangkan di media sosial, sejak Selasa kemarin, ternyata itu hanya isapan jempol belaka.

Hal ini usai Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH dan Dandim 1310 Bitung-Minut Letkol Inf Kusnandar Hidayat menyatakan secara tegas sebanyak 10 jamaah tabligh datang dari Kota Bitung tiba di Desa Klabat tepatnya di Masjid Al Ahsan untuk melakukan syiar agama.

Bacaan Lainnya

“Isu yang berkembang soal teroris itu hoax. 10 orang saudara kita beragama muslim dari Bogor. Mereka tergabung dalam kegiatan syiar agama di masjid yang ada di desa yang mereka lewati, bukan ke rumah-rumah. Jamaah tabligh ini mereka berdialog dengan pengurus masjid. Jadi tidak ada kaitan dengan isu-isu teroris. Dan mereka pun sudah melapor ke Polres Minut dan pemerintah setempat,” tutur Pattiwael, Rabu 30 Januari 2019.

Baca juga:  Kinerja Baik, Kapolres Minut Beri Apresiasi kepada Lima Anggotanya

Ditambahkan pendiri program Sistem Informasi Resort Minahasa Utara ‘SIReMiTa’ Polres Minut ini mengajak masyarakat untuk bijaksana menggunakan media sosial.

“Biasakan informasi yang kita terima disaring dulu baru sharing. Karena kebiasaan menyebarkan hoax akan menjadi bom waktu dan membuat masyarakat susah. Apalagi penyebar hoax bisa terjerat Undang Undang ITE,” jelas Pattiwael.

Senada disampaikan Dandim 1310/Bitung-Minut Letkol Inf Kusnandar Hidayat. Dimana hal ini hanya dibesar-besarkan saja karena tidaj sesuai dengan apa yang kita temukan di lapangan.

“Desa Klabat aman-aman saja, hanya oknum yang tidak bertanggung jawab melempar isu hoax ini, sehingga ada sebagian masyarakat yang terpengaruh dan datang di lokasi. Kita sudah mengantongi semua akun-akun yang menjadi provokator,” tegas Kusnandar.

Baca juga:  Ops Lilin Samrat selesai, Kapolres Minsel ajak masyarakat tetap patuhi Prokes

Kusnandar menambahkan, jamaah tabligh saat ini sudah melanjutkan syiar agama di Kota Bitung.

“Jadi kabar bahwa situasi di Desa Klabat sudah mencekam, ada ketakutan dan sebagainya, itu semua tidak benar. Semua masyarakat beraktifitas dengan normal. Dan kepada teman-teman kita LSM, terima kasih sudah membantu kepolisian dan pihak TNI menjaga keamanan,” tutup Kusnandar.(rus)

Pos terkait